Mengerti

Hari ini aku belajar, tentang salah satu hal tersulit dalam menjalin hubungan : berusaha mengerti, sebelum dimengerti

Laki-laki punya kecenderungan untuk memaksakan kehendak. Laki-laki merasa hebat jika perempuan takluk, tunduk, dan menuruti keinginannya. Laki-laki merasa berwibawa jika semua yang dikatakannya, semua yang diperintahkannya, mendapati prioritas lebih tinggi dari apa yang perempuan utarakan, apa yang  perempuan pertimbangkan.

Laki-laki menganggap ia telah memberikan semua yang terbaik untuk perempuan, dan sebagai balasannya, perempuan harus memberikan yang terbaik untuknya. Perempuan harus mengamini kata-kata dan argumennya, bagaikan firman yang turun dari langit tanpa boleh diperdebatkan. Perempuan harus selalu bisa meluangkan waktu untuknya, karena apa lagi yang lebih penting di muka bumi ini ketimbang bersamanya.

Pemikiran tersebut tanpa disadari mendorong laki-laki sulit, bahkan tidak mau, mengerti perempuan. Boro-boro memahami pemikirannya. Tertarik mendengarkan pendapatnya pun tidak, ketika perempuan menunjukkan tanda-tanda yang berseberangan dengan keinginan laki-laki.

Berusaha mengerti memang sulit, sesulit menerima kekalahan. Kita belum sukses mengerti kemauannya, jika kita masih merasa menang dalam suatu perdebatan atau pertengkaran kecil. Mengerti adalah menginjak-injak keangkuhan diri kita, mengubur hidup-hidup emosi dan egoisme kita, bahkan melepaskan sejenak jubah harga diri kita. Walaupun ternyata mengerti itu semudah mengucapkan : “oke, kali ini memang kamu yang benar”

Mengerti adalah satu-satunya jalan untuk lebih dimengerti. Seperti menabung di bank, semakin banyak yang kita simpan, semakin banyak pula yang dapat kita ambil. Semakin banyak kita berusaha mengerti, semakin banyak pula kita akan lebih dimengerti olehnya.

11 Responses to Mengerti

  1. rosi says:

    subhanallah, bagus kak tulisannya.
    trus, gimana cara menyampaikan bahwa perempuan berbeda pendapat, tapi acceptable buat laki-laki?
    thx before

    • aisar says:

      @ rosi

      wah wah ini dalam konteks apa.. rumah tangga,MJDK,ato mas’ul-korwat😛
      pendekatannya mungkin beda-beda. tapi scara umum, sekali2 si perempuan perlu berani “say no”, n ga slalu nurut ato sami’na waato’na.

      memang c, biasanya laki-laki punya peran yg lebih sentral / dominan, misal sbg mas’ul atau pemimpin rumah tangga. Jadi klo pun kurang sreg dengan kputusan2nya, ya asalkan bukan hal yang esensial / masih bisa ditolerir, silakan dituruti dan dijalankan.

      tapi klo memg dirasa keputusannya salah, lbih bnyk mudorotnya, dst. perempuan perlu berani “menentang”. nah biasanya laki-laki akan berusaha mempertahankan keputusannya dengan argumen2 sgala macem, ya lawanlah argumen itu. klo pun akhirnya laki-lakinya tetep maksa, bilang aja “sok kamu jalan sendiri aja, saya ga ikutan” gitu.. intinya perempuan jg bisa punya pendirian. pada akhirnya laki-laki bakal ngehargain pendirian itu koq, dan moga2 bisa mencari win-win solution (halah2)

      selamat mencoba😀

  2. Angga says:

    Quote Ada Band

    Karena wanita ingin dimengerti
    Lewat tutur lembut dan laku agung
    Karena wanita ingin dimengerti
    Manjakan dia dengan kasih sayang

    Quote Kirun

    Sing penting tertib ojo jotos jotosan yo mas yo…

    :mrgreen:

    Ngeri oi tulisannya…

    kalo pengen tau apa yang diinginkan wanita gimana ya? kadang para wanita tidak mengungkapkan apa yang dia inginkan, dan kita para lelaki belum tentu mempunyai indera ke enam yang membuat kita mengetahui keinginan para wanita…😀

    • aisar says:

      Wedew yang lagi kasmaran..😀

      Ah siapa bilang cuman perempuan yg kayak gitu, laki-laki juga koq. Ngakunya pusing, demam, meriang-meriang, padahal dalem hati lagi pengen ditengokin (hayoo ngaku ngga wkwkwk)

      Ya wajar sih.. asalnya ya karena kita butuh perhatian yang lebih dari “dia”.. apalagi perempuan kan relatif lebih manja dari laki-laki, jadi lebih banyak maunya. (eh ada yg protes gitu baca kalimat ini, ya ya emg ada juga laki-lakinya yang lebih manja koq😛 )

      cara menghadapinya ya dengan kesabaran. ditanya sekali, belum keluar maunya. diajak ngobrol lagi, ditanya lagi, diajak becanda-becanda, trus baru ditanya lagi, lama-lama juga kebaca hahaha.. nah biasanya laki-laki gagal di tahap ini : ga sabaran!

      jangan lupa berusaha nginget kebiasaan / kesukaannya dia. misal suka warna apa, makanan apa, kerudung model gimana, pergi ke tempat apa, dll. kadang hal-hal remeh kayak gitu garing aja klo udah pernah tau, eh ditanyain lagi, trus lupa lagi.. dari situ lama-lama juga kita cepet “ngeh” klo dia lagi pengen sesuatu yang ga terucapkan..

      (ini koq jadi ajang konsultasi yak)

      • Angga says:

        Ah siapa bilang cuman perempuan yg kayak gitu, laki-laki juga koq. Ngakunya pusing, demam, meriang-meriang, padahal dalem hati lagi pengen ditengokin (hayoo ngaku ngga wkwkwk)

        Sakit beneran awa kk… -_-” , seharian ndak keluar kamar, eh besoknya harus lembur di Lab, router Lab njebluk, padahal belum sehat bener… -_-”

        (jadi curcol gini, hahaha)

  3. narpen says:

    mjdk itu apa ya??😐
    menjadi.. k??? :p

    menurut gw sih.. ga cewe, ga cowo.. klo punya pendapat harus belajar terbuka dan menyampaikannya dengan baik-baik (klo sinis ato marah2, biasanya malah isi pesannya ga sampe, yg ada orang yg dimaksud jadi defensif)..

    trus pasangannya harus sama2 mau ngedengerin, menghargai usaha si pasangan buat terbuka -sekonyol apapun pendapatnya-

    klo ga bs terbuka? (sok2 pengen ditebak/dimengerti gtu..)
    ya menurut gw mah.. sebenernya ga tralu berhak marah..
    emangnya mind reader, bisa baca pikiran😀

    hehe.. jadi sotoy berat gini :p

  4. restya says:

    ada yang nggak gitu deh😛

  5. (memasuki dunia MJDK lagi)

    wah udah lama ni vaccum di MJDK, setelah baca tulisan ni, jadi pengen aktif lagi, bikin proker MJDK dulu ah….. hahahaha.

    awak setuju sama yang kau tulis sar. nice post, gan!

    Mengerti dan di mengerti serta pengertian merupakan hal yang susah-susah gampang dimengerti, apalagi dalam dunia MJDK.😀

  6. Salam kenal🙂
    Tuker link yuk…
    Link mu udah tak pasang lho!

  7. Dokter Tsurayya says:

    Nice post
    Numnag nge-link yach…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: