Me On Mass Media

rolled-up-newspaper.jpgEntah kenapa di bulan Januari ni aku ngerasa jadi selebritis (alah). Di awal bulan, tiba-tiba aku nampang di rubrik profil Ganesha Post, tabloid terbitannya Pers Mahasiswa ITB (download di sini). Artikel tersebut berjudul “Aisar, manusia sejuta SMS”, yang kebanyakan membahas seluk beluk software AMS, yang kini tinggal sejarah itu. Sebenernya aku diwawancarainya udah agak lama, mungkin 3-4 bulan yang lalu, jadi rada terkesan basbang. Tapi acungan jempol lah buat Persma “muda” (aku perhatiin banyak reporternya yang angkatan 2007), untuk inisiatifnya menghidupkan kembali dunia pers di kampus🙂

Selang 2 minggu, namaku muncul lagi di koran harian Pikiran Rakyat edisi Selasa, 15 Januari 2008 (lihat di sini). Kali ini menyangkut program kerja departemen Akpro Gamais, yakni Try Out UAS untuk TPB. Sekedar info, di Gamais mulai kepengurusan tahun ini ada departemen Akpro (Akademik dan Keprofesian), yang insya Allah diamanahkan ke aku sampai Desember 2008. Dulu kita bingung, bikin tutorial gratis mafiki untuk TPB, tapi yang dateng bisa diitung dengan jari. Eh, setelah kita coba ubah modelnya ke Try Out (macam SPMB aja), pesertanya mpe 300an, padahal ga gratis, alias bayar 5 rebu perak / mata kuliah. Emang, lifestyle mahasiswa ITB udah bergeser😀

Jadi pengen nginget-nginget masa kecil + remaja, pas aku masuk ke media massa..

Debut perdanaku di koran harian tidak berawal dengan mulus. Waktu kelas 4 SD, aku masuk koran “Bali Post” gara-gara ketangkep polisi! Ceritanya aq dan temen-temen bermain-main dengan pecahan kaca / mangkok. Bego-nya, untuk memuaskan hasrat grafiti kita, pecahan kaca tersebut kita pake untuk “memahat” bodi mobil-mobil yang parkir di sekitar SD, dengan gambar-gambar Dragon Ball, Doraemon, dll. Ada 5 mobil yang jadi sasaran ke-creative-an kita, dan membuat pemilik mobil menggelandang kita ke kantor polisi . Untunglah, di kantor polisi, kasus ini bisa diselesaikan, namun ortuku harus mengganti biaya cat ulang hingga 4 juta rupiah.

Namun akhirnya, pas SMP, nama baikku dan keluargaku bisa kembali terangkat (ceile ga segitunya kali :p). Setelah menyabet gelar “Juara 1 Olimpiade Fisika SMP se-Bali Nusa Tenggara”, reporter Bali TV mendatangiku dan menawarkan untuk meliput kegiatan keseharianku. Ya sudah, akhirnya di rumahku, diadakan syuting. Ceritanya aku rajin belajar gitu, terus ortuku juga ikut menemani belajar (padahal kenyataannya ga banget hehew). Syuting juga diadakan di sekolahku (parah nih, malu banget sama temen-temen), pura-puranya aku aktif nanya gitu, pas guru menerangkan pelajaran (padahal biasanya aku ngobrol ndiri, mpe pernah dikeluarin dari kelas juga hahaha). Akhirnya tampil juga di Bali TV tanggal 13 Juni 2003 (lihat di sini)

Sewaktu SMA, profilku tenar lagi di Bali Post, setelah berhasil meraih satu-satunya medali emas untuk kontingen Bali di ajang olimpiade Sains Nasional bidang komputer tahun 2004. Berita tentang kemenangan ini dimuat juga di Republika 3 September 2004 (lihat di sini).Sebenernya, aku pribadi merasa kemenangan itu jauh dari kemampuanku yang ala kadarnya. Aku ngerasa banget ada kekuatan doa dari ayah ibuku yang menopangku di sana. Alhamdulillah, berkat sertifikat medali emas itu, aku bisa ada di kampus ITB sekarang🙂

Selama di kampus ITB, aku lebih dikenal dengan software SMS gratis, AMS (Aisar Millions SMS). Koran harian Pikiran Rakyat pertama kali memuatnya pada tanggal 22 Pebruari 2007 (lihat di sini) , yang berisi tentang program tausiah lewat SMS gratis, Gamais on Your Screen. Kemudian dilanjutkan dengan tabloid Bits Comlabs ITB pada Nopember 2007 (lihat di sini) dan terakhir Ganesha Post Pers Mahasiswa ITB edisi Januari 2008.

Begitulah saudara-saudara.. Mohon maaf atas segala kenarsisan di postingan ini😀

20 Responses to Me On Mass Media

  1. restya says:

    nggak dimaafkan… melebihi kenarsisan orang narsis pada umumnya

  2. elok_ftsl says:

    Assalammu’alaikum..
    weis si kaka lah meni terkenal!:)ho2..
    Setelah baca koran PR yang ada nama ka aisar-nya sbagai kepala akpro,sy jd pgn menyampaikan saran..
    Ka, bwt TO selanjutnya,mendingan jgn pada dikasih minuman botol. abis angkatan ’07 tuh klo dikasih botol bawannya tuh cuma pgn mecahin aja,,:)sampe2 kelasnya jd heboh ama suara botol jatoh.
    satu lagi ka,bwat TO kalkulus kmaren ada soal yang
    ga cocok ama materi di kelas, jadinya banyak yg pulang sbelum acara selesai(gara2 ga konek da blm diajarin)jadi mudah2an bwt TO selanjutnya udah ada penyesuaian materi antara soal TO dan materi yang udah diajarin di kelas.
    tapi secara umum TO kemaren cukup membantu!jgn bosen bwt ngadain TO GAMAIS selanjutnya..

  3. aisar says:

    @ restya : narsis kan ga melanggar UU / syari’at😀

    @ elok_ftsl :

    Iya.. itu mohon maaf banget.. kontrol kita di soal kalkulus kurang.. wadu.. qt nyesel banget.. semoga ke depannya lbh baik lagi.. makasi ya sarannya!!

  4. reditya says:

    waduh, program aisar sms yang melegenda itu tinggal nama? kayaknya aku ketinggalan berita. hehehe…

  5. {F4154LMAN} says:

    itu beritanya Gamais yg di http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/022007/22/kampus/ukm.htm


    setiap penerimaan mahasiswa baru ITB pun mereka selalu tampil lebih tekno dengan membagikan CD interaktif gratis.
    Di dalam CD ini, kawan Kampus bisa menemukan berbagai macam hal berguna. Dari profil Gamais sebagai organisasi mahasiswa yang berdiri sejak tahun 1986, ensiklopedi Islam “supermini” hingga kalibrasi warna monitor komputer.

    ga disebutin yah itu CD interaktif penyusunnya siapa😛 hehehe

  6. aisar says:

    @ mas reza : engko sampean gawe program telp gratis mas..🙂

    @ sha : lha, bukannya pernah jadi legenda Nilai UAN tertinggi se-Sumbar.. masa ga masuk koran😀

    @ salman : gpp man, pahalanya lebih banyak klo ga dipublikasiin

    santai..

  7. penyu says:

    whhoooooohhhh….!!!

    u’re the most over-narsis-er guy i’ve ever met in my life, dude!!

    (bener gitu ga tulisannya?)

    hehehe… tapi loe teteup keren lah, bro!😀

  8. Petra Barus says:

    narsis abis😛

    gw gak pernah masuk koran nih -_-

  9. restya says:

    manusia sejuta SMS = spammer?

    *malu adalah sebagian dari iman, Kak. he3

    what you are becoming
    is more important than
    what you are accomplishing

    cetak prestasi sebanyak-banyaknya…
    ati2 ama post-power syndrome

  10. Ahmad Ridwan says:

    Oh, ternyata bener dugaan saya… Aisar tuh yang ini😛 Salam kenal… Kita tertaut 1 langkah berdasarkan teori jaringan sosial 6 langkah. He..he..

  11. ikhfa says:

    hoo, ternyata mantan penjahat..😛

  12. Masyaallah…udah lama ga maen ke sini dateng2 disuguhin artikel narsis macam itu! Kyaaa…ampun dech,kalah aku kalo beginian. “Me On Mass Media” versi Dioni ‘cuma’ empat kali (masih kalah kan sm kamu;P) : di koran Radar Bojonegoro, di situs Komunitas Film Dokumenter, Kompas, sm Bernas Jogja. Eh, pernah nongol juga di Bandung TV, diwawancarai pas main sm anak2 kecil gt..Hihihi, ga keren banget yak ;D

  13. KnightDNA says:

    Begitulah saudara-saudara.. Mohon maaf atas segala kenarsisan di postingan ini

    Ckckck, narsisisme…! Aku aja yang pernah nampang di artikel luar negeri aja nggak pernah pamer.

    Nih,
    http://itpro.nikkeibp.co.jp/article/COLUMN/20070308/264337/
    http://www.cicc.or.jp/japanese/asiaOSS/pdf_ppt/AOSS_symposium_8.pdf
    Yang laen cari aja di Google, mas… hehehe

    Ngeri gak situ…😛

    (Makjang, akhirnya pamer juga… -_-^)

    Santai aja bos. Sekali-kali narsisisme itu perlu😛 Kalo nggak, kita nggak akan bisa “menjual” kemampuan yang kita punya sekarang di dunia yang penuh kompetisi seperti saat sekarang ini. Gue dukung!

  14. aisar says:

    @ penyu -> baru tau segitu lw ya, di belakang masi banyak

    @ petra -> ga bisa muat kali korannya hihi peace!

    @ restya -> “malu”, ga pake awalan/akhiran kan.. ntar jadi kata benda abstrak :p

    @ Ahmad Ridwan -> tertaut 1 langkah? teori jaringan sosial? wah ampun kk.. lieur

    @ ikhfa -> asal ga mantan orang baik aja😀

    @ egadioniputri -> Ceile.. ratu kenarsisan datang memberi komentar🙂 halah sendirinya jg narsis.. Pas di Bandung TV, pasti ditanyain : “Kelas berapa? Lagi main apa?” hwehehe.. becanda mbak..😀

    @ diaz -> hoho.. oke deh.. ngeri banget lah..😀

  15. Fajar says:

    halah
    postingan sama koment nya narsis semua
    gw juga ikutan narsis ah
    nih foto gw waktu manggung
    😆

  16. Petra Barus says:

    @fajar :
    arghh…. ini lah khan…..

  17. yumcatz says:


    setiap penerimaan mahasiswa baru ITB pun mereka selalu tampil lebih tekno dengan membagikan CD interaktif gratis.
    Di dalam CD ini, kawan Kampus bisa menemukan berbagai macam hal berguna. Dari profil Gamais sebagai organisasi mahasiswa yang berdiri sejak tahun 1986, ensiklopedi Islam “supermini” hingga kalibrasi warna monitor komputer.

    detail banget😕
    saya yakin yang ngeliput ini pasti yang terlibat CDnya juga.

  18. F4154LMAN says:

    @yumcatz
    jadi inget masa lalu…
    padahal saya kasih nama “supermini” itu iseng biar ada nama si artikelnya😆 dan cuman saya sebutin di kata pengantarnya aja. berarti itu wartawan udah jelajah semua isi2nya, sampai2 macem kalibrasi warna jg disebutin😯

  19. pengelolakomaht says:

    Simak diskusi antara Hizbut Tahrir dan mantan Hizbut Tahrir, tentang Hizbut Tahrir dan da’wah khilafahnya di :

    http://mantanht.wordpress.com

    Semoga menambah wawasan kita bersama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: