<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Aisar - La Renaissance</title>
	<atom:link href="http://aisar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aisar.wordpress.com</link>
	<description>terlahir kembali, untuk dunia!</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Jul 2009 00:00:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='aisar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/8c8b403f2d4b4f96e8234ab54b128c6d?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Aisar - La Renaissance</title>
		<link>http://aisar.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Memori Masa Kuliah : Struggling for Life</title>
		<link>http://aisar.wordpress.com/2009/07/04/memori-masa-kuliah-struggling-for-life/</link>
		<comments>http://aisar.wordpress.com/2009/07/04/memori-masa-kuliah-struggling-for-life/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 00:00:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aisar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[ITB]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[toshiba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aisar.wordpress.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[Entah kenapa kepengen bikin semacam postingan berseri, tentang memori selama 4 taun kuliah di ITB. Ini yang pertama, semoga bermanfaat..
&#8212;
Aku termasuk mahasiswa yang beruntung mendapatkan beasiswa dari Putera Sampoerna Foundation. Selain ngga usah pusing mikirin SPP n&#8217; biaya kuliah lain, PSF juga rutin mengirimkan living allowance setiap bulan. Besarnya lumayan, mulai dari 500 ribu di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=267&subd=aisar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Entah kenapa kepengen bikin semacam postingan berseri, tentang memori selama 4 taun kuliah di ITB. Ini yang pertama, semoga bermanfaat..</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Aku termasuk mahasiswa yang beruntung mendapatkan beasiswa dari <a href="http://www.sampoernafoundation.org" target="_blank">Putera Sampoerna Foundation</a>. Selain ngga usah pusing mikirin SPP n&#8217; biaya kuliah lain, PSF juga rutin mengirimkan living allowance setiap bulan. Besarnya lumayan, mulai dari 500 ribu di awal tingkat 1, dan naik bertahap hingga 700 ribu di tahun terakhir.</p>
<p>Awalnya, berbekal 500 ribu, aku mulai menetapkan anggaran bulanan yang ketat. Makan sehari ngga boleh lebih dari 10 ribu, jadi sebulan habis 300 ribu buat makan thok. Berarti cuman ada 200 ribu sisa untuk beli kebutuhan sehari-hari, jajan, pulsa hape, nonton, main, de el el. Gile, ngga logis banget yah, bayangin aja 10 ribu sehari, paling cuma bisa makan 2 kali @ 5.000 buat siang dan malem. Jadi paginya aku cuman makan mie atau roti. Bahkan aku inget banget, pernah hampir kehabisan duit di akhir-akhir bulan, sampai beberapa hari aku siang malem cuma makan nasi+tahu+sayur @ 2.500. Ya Allah, tapi tiap kali makan kayaknya terasa nikmat banget. Mungkin baru kali itu aku merasakan syukur yang mendalam bahwa selama aku hidup, ga pernah aku kekurangan makanan. Tidak sedikit orang-orang di luar sana yang sehari-hari terpaksa makan nasi basi, nasi aking, bahkan makanan untuk ternak demi menyambung hidup. Aku pun bertekad selalu menyisihkan 2.5% uang sakuku untuk berzakat dan menunaikan hak mereka.<span id="more-267"></span></p>
<p>Semester 2 kuliah, aku mulai memutar otak mencari cara untuk mengubah nasib, meningkatkan taraf kesejahteraan. Sudah saatnya aku mencari pekerjaan sampingan. Banyak pilihan yang saat itu lagi ngetrend, mulai dari ngajar privat anak sekolah, jualan donat, jualan pulsa, juga jualan pin dan merchandise. Namun ternyata nasib membawaku ke arah berbeda. Seorang kawan baru, <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=505509565" target="_blank">Anas Fauzi</a>, memperkenalkanku pada senior-senior yang mempunyai usaha di bidang Web Design. Saat itu aku dikenalkan sebagai mantan peraih medali emas TOKI nasional (yang ngga masuk IF), dan kebetulan usahanya sedang membutuhkan seorang web programmer dengan pola kerja based on project. Tanpa banyak berpikir, aku langsung menyanggupi, meski ngga pernah punya pengalaman coding web. Bisa dipelajari belakangan, pikirku.</p>
<p>Proyek pertamaku adalah website dan sistem informasi untuk prodi teknik mesin ITB, dengan tenggat waktu 3 bulan. Aku sempat ketar-ketir ketika melihat spek pekerjaan yang mengharuskanku memakai ASP.NET, padahal selama ini aku baru mempelajari PHP. Tapi dasar orang lagi butuh duit, ya sudah diterima saja dengan pede. 3 bulan membanting tulang (eh ngga juga sih, kerjanya cuma ngetik-ngetik doang, mbanting jari kali ya), singkat cerita pekerjaanku beres, dan aku menerima bayaran pertamaku sebagai seorang profesional, 5 juta rupiah. Wow, bukan main senangnya.</p>
<p>Di tingkat dua kuliah, setelah merasa cukup pengalaman, aku memutuskan keluar dari tim untuk membuat usaha sendiri. Dengan modal seadanya, aku merekrut mahasiswa-mahasiswa IF tingkat akhir, sambil bergerilya mencari proyek kesana-kemari. Aku membuat kartu nama sendiri, menghadiri seminar, pameran, dan berbicara pada siapa saja bahwa aku memiliki tim yang berkompeten dalam mengembangkan perangkat lunak. Aku sampai ngga ingat kalau baru saja beberapa bulan yang lalu aku melewatkan sweet seventeen. Kalau kata Britney :<em> I&#8217;m not a girl not yet a woman</em>. Modal utamanya : pede!</p>
<p>Aku pernah punya cerita pahit. Suatu ketika tabunganku sudah cukup untuk membeli sebuah motor seken Yamaha Vega &#8216;00. Meski sudah cukup berumur, motor tersebut sangat membantu mobilitasku. Namun naas, belum satu tahun aku memilikinya, motor tersebut digasak maling yang menyantroni kosanku pada dini hari. Duh sakit ati banget lah, karena motor itu bener-bener hasil jerih payahku selama ini. Tapi gimanapun, toh sejatinya semua harta adalah milik-Nya yang dititipkan ke kita. Mesti siap dan ikhlas klo sewaktu-waktu ditarik kembali. Yang penting berusaha lebih giat lagi, berzakat dan shodaqoh lebih banyak lagi.</p>
<p>Menjelang tingkat empat, aku memutuskan menghentikan semua usahaku untuk fokus ke kuliah dan Tugas Akhir. Meski aku sangat menikmati dan memang bercita-cita menjadi pengusaha, buatku amanah utama saat itu tetaplah menyelesaikan kuliah dengan baik. Alhamdulillah, kini amanah tersebut telah tertunaikan. Dan beberapa waktu yang lalu datang kesempatan untuk bekerja di pusat R n&#8217; D <a href="http://www.toshiba.co.jp" target="_blank">Toshiba</a>. Sebuah kesempatan yang langka untuk menimba ilmu dan pengalaman dari perusahaan elektronik terbesar di Jepang. Dengan mengucap bismillah aku pun memutuskan untuk mengambil posisi tersebut, berharap 10 tahun lagi aku bisa kembali ke Indonesia dan merintis perusahaan elektronik terbesar di dunia. Amien..</p>
Posted in Personal Stuff, Serba-serbi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aisar.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aisar.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aisar.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aisar.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aisar.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aisar.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aisar.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aisar.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aisar.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aisar.wordpress.com/267/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=267&subd=aisar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aisar.wordpress.com/2009/07/04/memori-masa-kuliah-struggling-for-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c356c94aad69639c310360fffe62d3e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aisar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengerti</title>
		<link>http://aisar.wordpress.com/2009/04/24/mengerti/</link>
		<comments>http://aisar.wordpress.com/2009/04/24/mengerti/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 15:57:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aisar</dc:creator>
				<category><![CDATA[MJDK]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat n' Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aisar.wordpress.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini aku belajar, tentang salah satu hal tersulit dalam menjalin hubungan : berusaha mengerti, sebelum dimengerti
Laki-laki punya kecenderungan untuk memaksakan kehendak. Laki-laki merasa hebat jika perempuan takluk, tunduk, dan menuruti keinginannya. Laki-laki merasa berwibawa jika semua yang dikatakannya, semua yang diperintahkannya, mendapati prioritas lebih tinggi dari apa yang perempuan utarakan, apa yang  perempuan pertimbangkan.
Laki-laki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=263&subd=aisar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari ini aku belajar, tentang salah satu hal tersulit dalam menjalin hubungan : <span style="text-decoration:underline;">berusaha mengerti, sebelum dimengerti</span></p>
<p>Laki-laki punya kecenderungan untuk memaksakan kehendak. Laki-laki merasa hebat jika perempuan takluk, tunduk, dan menuruti keinginannya. Laki-laki merasa berwibawa jika semua yang dikatakannya, semua yang diperintahkannya, mendapati prioritas lebih tinggi dari apa yang perempuan utarakan, apa yang  perempuan pertimbangkan.</p>
<p>Laki-laki menganggap ia telah memberikan semua yang terbaik untuk perempuan, dan sebagai balasannya, perempuan harus memberikan yang terbaik untuknya. Perempuan harus mengamini kata-kata dan argumennya, bagaikan firman yang turun dari langit tanpa boleh diperdebatkan. Perempuan harus selalu bisa meluangkan waktu untuknya, karena apa lagi yang lebih penting di muka bumi ini ketimbang bersamanya.</p>
<p>Pemikiran tersebut tanpa disadari mendorong laki-laki sulit, bahkan tidak mau, mengerti perempuan. Boro-boro memahami pemikirannya. Tertarik mendengarkan pendapatnya pun tidak, ketika perempuan menunjukkan tanda-tanda yang berseberangan dengan keinginan laki-laki.</p>
<p>Berusaha mengerti memang sulit, sesulit menerima kekalahan. Kita belum sukses mengerti kemauannya, jika kita masih merasa menang dalam suatu perdebatan atau pertengkaran kecil. Mengerti adalah menginjak-injak keangkuhan diri kita, mengubur hidup-hidup emosi dan egoisme kita, bahkan melepaskan sejenak jubah harga diri kita. Walaupun ternyata mengerti itu semudah mengucapkan : &#8220;oke, kali ini memang kamu yang benar&#8221;</p>
<p>Mengerti adalah satu-satunya jalan untuk lebih dimengerti. Seperti menabung di bank, semakin banyak yang kita simpan, semakin banyak pula yang dapat kita ambil. Semakin banyak kita berusaha mengerti, semakin banyak pula kita akan lebih dimengerti olehnya.</p>
Posted in MJDK, Nasihat n' Renungan, Personal Stuff  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aisar.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aisar.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aisar.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aisar.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aisar.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aisar.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aisar.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aisar.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aisar.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aisar.wordpress.com/263/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=263&subd=aisar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aisar.wordpress.com/2009/04/24/mengerti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c356c94aad69639c310360fffe62d3e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aisar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rekam Siaran TV Dengan Ubuntu</title>
		<link>http://aisar.wordpress.com/2009/04/04/rekam-siaran-tv-dengan-ubuntu/</link>
		<comments>http://aisar.wordpress.com/2009/04/04/rekam-siaran-tv-dengan-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 02:27:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aisar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux Newbie]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source]]></category>
		<category><![CDATA[Oprekanku]]></category>
		<category><![CDATA[gadmei]]></category>
		<category><![CDATA[tvtuner]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[vlc]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aisar.wordpress.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya : Nonton TV dengan Gadmei dan Ubuntu. Panduan merekam siaran TV ini tidak dikhususkan untuk device TV Tuner tertentu, tapi aku baru mencobanya dengan Gadmei UTV330+. Tidak hanya merekam secara konvensional, di akhir artikel aku juga membahas teknik merekam secara terjadwal dan otomatis.
Selamat Mencoba  
Install Program
Kita akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=256&subd=aisar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-257" title="vlc" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/04/vlc.jpeg?w=131&#038;h=131" alt="vlc" width="131" height="131" />Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya : <a href="http://aisar.wordpress.com/2009/03/07/nonton-tv-dengan-gadmei-dan-ubuntu/" target="_blank">Nonton TV dengan Gadmei dan Ubuntu</a>. Panduan merekam siaran TV ini tidak dikhususkan untuk device TV Tuner tertentu, tapi aku baru mencobanya dengan Gadmei UTV330+. Tidak hanya merekam secara konvensional, di akhir artikel aku juga membahas teknik merekam secara terjadwal dan otomatis.</p>
<p>Selamat Mencoba <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Install Program</h3>
<p>Kita akan menggunakan VLC (Video LAN Converter)</p>
<blockquote><p>aptitude install vlc</p></blockquote>
<p>Install semua codec yang penting</p>
<blockquote><p>aptitude install gstreamer0.10-plugins-base gstreamer0.10-plugins-bad gstreamer0.10-plugins-good gstreamer0.10-plugins-ugly gstreamer0.10-ffmpeg gstreamer0.10-fluendo-mp3</p></blockquote>
<h3>Mulai Merekam</h3>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-258" title="advanced" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/04/advanced.png?w=214&#038;h=300" alt="advanced" width="214" height="300" />Buka VLC, pilih Media &gt; Open Capture Device, pastikan Capture mode : Video for Linux 2, dan kosongkan Card Selection</p>
<p>Pilih Advanced Options, kemudian isikan beberapa parameter di bawah ini :</p>
<pre>Device name : /dev/video0</pre>
<p>jika pada komputer terhubung device video lain, misalkan : webcam atau MPEG card, bisa jadi TV tuner-nya ada di lokasi /dev/video1 atau /dev/video2 dst. Cara termudah untuk mencari tahu, lihat ke dalam folder /dev kemudian cabut TV Tuner dan perhatikan file mana yang hilang <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<pre>Standard : PAL</pre>
<p>ini standar-nya Indonesia</p>
<pre>Audio device name : /dev/audio</pre>
<p>Masalah suara ini agak tricky. Seharusnya TV tuner punya &#8220;jalur&#8221; suara sendiri, misalkan /dev/audio1 atau /dev/audio2. Namun pengalamanku memakai Gadmei, audio-nya baru keluar jika menggunakan kabel audio out Gadmei ke microphone in dari PC (yakni /dev/audio)</p>
<pre>Frequency : &lt;kanal&gt;</pre>
<p>Nah ini adalah kanal yang ingin kita rekam, dalam satuan Hz. Untuk mengetahui frekuensi dari kanal-kanal, coba lihat file /home/user/.tvtime/stationlist.xml. File ini digenerate otomatis setelah kita menjalankan perintah tvtime-scanner (lihat artikel <a href="http://aisar.wordpress.com/2009/03/07/nonton-tv-dengan-gadmei-dan-ubuntu/" target="_blank">sebelumnya</a>). Contoh kalau di Bandung : TransTV (638250), TV7 (654250), TVOne (686250)</p>
<pre>Caching : 50</pre>
<p>Untuk tujuan merekam / memainkannya, angka 50 ms dirasa cukup</p>
<p>Tekan OK, kemudian di sebelah tombol &#8220;Play&#8221; cari menu &#8220;Convert&#8221;</p>
<p>Centang pilihan file, dan play locally (jika ingin sambil direkam, sambil ditonton). Kemudian pilih lokasi file ingin disimpan</p>
<p>Selanjutnya pemilihan codec yang digunakan untuk merekam. Sederhananya, hal ini berkaitan dengan kualitas rekaman kita. Namun semakin bagus kualitas rekamannya (gambar dan suara), semakin besar file yang dihasilkan. Untuk pertama kalinya, mari kita coba pilihan profile saja tanpa melakukan tweaking. Pada profile pilih &#8220;MPEG-4 / DivX&#8221;, lalu klik Save<span id="more-256"></span></p>
<div id="attachment_237" class="wp-caption alignnone" style="width: 402px"><img class="size-full wp-image-237" title="Aisar di TVONE" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-60611.jpeg?w=392&#038;h=294" alt="Contoh hasil rekaman" width="392" height="294" /><p class="wp-caption-text">Contoh hasil rekaman</p></div>
<h3>Tweaking Codec</h3>
<p>Tidak puas dengan hasil rekaman pertama? Saatnya membeli PC Baru dengan AMD Phenom atau Intel Quadcore <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Memang, proses perekaman video membutuhkan sumberdaya hardware yang tidak kecil. Eits, tapi ada beberapa hal yang bisa coba kita tweak terlebih dahulu</p>
<p>Setting favoritku untuk merekam TV adalah sebagai berikut :</p>
<p>Pastikan pilih Profile &#8220;Custom&#8221;</p>
<pre>Encapsulation : MP4 atau ASF/WMV</pre>
<p>Enkapsulasi ini tidak memberikan pengaruh yang signifikan, hanya sebagai pembungkus dari file video dan audio yang sesungguhnya</p>
<pre>Video Codec : H-264</pre>
<p>Informasi tentang codec ini silakan cek di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/H264" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/H264</a></p>
<pre>Bitrate : 1000 kb/s
Scale : 0.5</pre>
<p>Bitrate dan Scale saling mempengaruhi. Semakin tinggi bitrate, semakin besar resolusi video (panjang dan lebar) yang dapat kita tonton dengan nyaman. Kebanyakan TV tuner memiliki resolusi video default 720&#215;576, cukup besar untuk sebuah video. Sehingga aku lebih prefer melakukan scaling hingga setengahnya (360&#215;288). Untuk video dengan resolusi 720&#215;576 disarankan menggunakan bitrate minimal 2000 kb/s agar kualitas gambarnya tetap terjaga. Silakan bereksperimen!</p>
<pre>Audio Codec : MPEG-4 Audio (AAC)
Bitrate : 56 kb/s
Channels : 2 (stereo)</pre>
<p>Kita bisa menghemat ukuran file dengan mengubah channel menjadi 1 (mono), atau menurunkan bitrate hingga 28 kb/s (speech masih terdengar jelas di bitrate sekecil ini, tapi tidak untuk musik)</p>
<h3>Advanced Recording</h3>
<p>VLC memungkinkan kita melakukan perekaman hanya dari perintah command line. Contohnya :</p>
<pre>cvlc "v4l2:///dev/video0:adev=/dev/audio:standard=255:tuner-frequency=686250:caching=50" --sout "#transcode{vcodec=h264,vb=1000,scale=0.5,acodec=mp4a,ab=56,channels=2}:duplicate{dst=std{access=file,mux=asf,dst=/home/aisar/Desktop/tvone.asf}}"</pre>
<p>Parameter pertama, yakni : &#8220;v4l2:///dev/video0:adev=/dev/audio:standard=255:tuner-frequency=686250&#8243; merupakan konfigurasi device Video 4 Linux 2, dengan standard PAL (255), dan frekuensi TVOne Bandung (686250) dengan caching 50ms.</p>
<p>Parameter kedua menunjukkan codec yang kita pakai. Video codec H264 dengan bitrate 1000 kb/s dan scaling 0.5, serta Video codec MPEG-4 Audio (AAC) dengan bitrate 56 kb/s dan 2 channels. Enkapsulasi asf, serta nama file /home/aisar/Desktop/tvone.asf</p>
<p><img class="alignright size-thumbnail wp-image-259" title="stream" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/04/stream.png?w=127&#038;h=108" alt="stream" width="127" height="108" />Untuk menampilkan video sambil merekam, tambahkan : duplicate{dst=display}<br />
Untuk bereksperimen dengan parameter-parameter di atas, lihat box Generated stream output string di bagian bawah interface VLC ketika melakukan tweaking codec</p>
<p>Lalu apa hebatnya perintah command-line ini?<br />
Hoho, tentu ada. Salah satunya : <strong>kita bisa membuat perekaman TV otomatis! </strong></p>
<p>Buat file teks &#8220;scriptvlc.sh&#8221; dengan isi sebagai berikut :</p>
<pre>#!/bin/sh
sleep 1h
cvlc "v4l2:///dev/video0:adev=/dev/audio:standard=255:tuner-frequency=686250:caching=50" --sout "#transcode{vcodec=h264,vb=1000,scale=0.5,acodec=mp4a,ab=56,channels=2}:duplicate{dst=std{access=file,mux=asf,dst=/home/aisar/Desktop/tvone.asf}}" &amp;
sleep 30m
killall vlc</pre>
<p>kemudian jalankan dari terminal :</p>
<pre>sh scriptvlc.sh</pre>
<p>maka script tersebut akan merekam siaran TVONE yang tayang 1 jam lagi, dengan durasi 30 menit.<br />
Penjelasan :<br />
sleep 1h -&gt; script berhenti selama 1 jam (untuk satuan menit : m, detik : s, selengkapnya lihat man sleep)<br />
cvlc -&gt; setelah 1 jam, eksekusi perekaman. perhatikan tanda &amp; di belakang perintah, artinya program dijalankan sebagai background process dan lanjut ke perintah berikutnya.<br />
sleep 30m -&gt; script berhenti lagi selama 30 menit, sementara VLC masih terus merekam video<br />
killall vlc -&gt; setelah 30 menit, VLC di-kill, artinya rekaman berhenti</p>
<p>untuk mematikan PC setelah merekam bisa menambahkan perintah sbb di akhir script :</p>
<pre>shutdown -P now</pre>
<p>Tidak akan terlewat lagi kan Liga Champion jam 2 malam <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
Posted in Linux Newbie, Open Source, Oprekanku  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aisar.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aisar.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aisar.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aisar.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aisar.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aisar.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aisar.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aisar.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aisar.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aisar.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=256&subd=aisar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aisar.wordpress.com/2009/04/04/rekam-siaran-tv-dengan-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c356c94aad69639c310360fffe62d3e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aisar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/04/vlc.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">vlc</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/04/advanced.png?w=214" medium="image">
			<media:title type="html">advanced</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-60611.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Aisar di TVONE</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/04/stream.png?w=127" medium="image">
			<media:title type="html">stream</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lumayan, Pernah Masuk Tivi :P</title>
		<link>http://aisar.wordpress.com/2009/03/31/lumayan-pernah-masuk-tivi-p/</link>
		<comments>http://aisar.wordpress.com/2009/03/31/lumayan-pernah-masuk-tivi-p/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 03:02:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aisar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[ITB]]></category>
		<category><![CDATA[LSI]]></category>
		<category><![CDATA[stei]]></category>
		<category><![CDATA[tvone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aisar.wordpress.com/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini temen-temen dari tim LSI Design Contest (yang sampai sekarang blum sempet kuposting laporannya, baru banner doang), diundang ke studio TVONE di acara Apa Kabar Indonesia bersama Indy Rahmawati. Berikut ini beberapa skrinsutnya
Posted in Personal Stuff       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=251&subd=aisar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_237" class="wp-caption aligncenter" style="width: 402px"><img class="size-full wp-image-237" title="Aisar di TVONE" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-60611.jpeg?w=392&#038;h=294" alt="Wawancara eksklusif TVONE dengan Aisar :P" width="392" height="294" /><p class="wp-caption-text">Wawancara eksklusif TVONE dengan Aisar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p>Hari ini temen-temen dari tim LSI Design Contest (yang sampai sekarang blum sempet kuposting laporannya, baru banner doang), diundang ke studio TVONE di acara Apa Kabar Indonesia bersama Indy Rahmawati. Berikut ini beberapa skrinsutnya<span id="more-251"></span></p>
<div id="attachment_237" class="wp-caption aligncenter" style="width: 402px"><img class="size-full wp-image-237" title="lab ic design" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-60403.jpeg?w=392&#038;h=294" alt="Pura-pura sibuk di lab" width="392" height="294" /><p class="wp-caption-text">Pura-pura sibuk di lab</p></div>
<div id="attachment_237" class="wp-caption aligncenter" style="width: 402px"><img class="size-full wp-image-237" title="dekan STEI" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-61396.jpeg?w=392&#038;h=294" alt="Pak Adang juga ga mau kalah sama Gerindra" width="392" height="294" /><p class="wp-caption-text">Pak Adang juga ga mau kalah sama Gerindra</p></div>
<div id="attachment_237" class="wp-caption aligncenter" style="width: 402px"><img class="size-full wp-image-237" title="nden" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-61905.jpeg?w=392&#038;h=294" alt="Ini Nden, bisa dicari di kantor ISO setiap hari kerja" width="392" height="294" /><p class="wp-caption-text">Ini Nden, bisa dicari di kantor ISO setiap hari kerja</p></div>
<div id="attachment_237" class="wp-caption aligncenter" style="width: 402px"><img class="size-full wp-image-237" title="tyson" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-62201.jpeg?w=392&#038;h=294" alt="Duh kebelet pipis nih mbak Indy" width="392" height="294" /><p class="wp-caption-text">Tyson : &quot;Duh kebelet pipis nih mbak Indy&quot;</p></div>
<div id="attachment_237" class="wp-caption aligncenter" style="width: 402px"><img class="size-full wp-image-237" title="dekan STEI" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-64747.jpeg?w=392&#038;h=294" alt="yow mama, whazup.. gaya iman kayak eminem" width="392" height="294" /><p class="wp-caption-text">yow mama, whazup.. gaya iman kayak eminem</p></div>
<div id="attachment_237" class="wp-caption aligncenter" style="width: 402px"><img class="size-full wp-image-237" title="dekan STEI" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-65680.jpeg?w=392&#038;h=294" alt="Pak Trio : Ya, Jepang kira-kira segini lah kemampuannya" width="392" height="294" /><p class="wp-caption-text">Pak Trio : &quot;Ya, Jepang kira-kira segini lah kemampuannya&quot;</p></div>
<div id="attachment_237" class="wp-caption aligncenter" style="width: 402px"><img class="size-full wp-image-237" title="dekan STEI" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-65235.jpeg?w=392&#038;h=294" alt="Fajar diem aja nih.." width="392" height="294" /><p class="wp-caption-text">Fajar diem aja nih, kebelet juga bareng Tyson ya..</p></div>
<div id="attachment_237" class="wp-caption aligncenter" style="width: 402px"><img class="size-full wp-image-237" title="dekan STEI" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-66344.jpeg?w=392&#038;h=294" alt="Cie ganteng! langsung dikontrak jadi presenter nih si Randy keknya" width="392" height="294" /><p class="wp-caption-text">Cie ganteng! langsung dikontrak jadi presenter nih si Randy</p></div>
<div id="attachment_237" class="wp-caption aligncenter" style="width: 402px"><img class="size-full wp-image-237" title="dekan STEI" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-66123.jpeg?w=392&#038;h=294" alt="Tu kan nunjuk Randy mulu Mba Indy, tapi kok pake jari tengah" width="392" height="294" /><p class="wp-caption-text">Tu kan nunjuk Randy mulu Mba Indy, tapi kok pake jari tengah</p></div>
<div id="attachment_252" class="wp-caption aligncenter" style="width: 402px"><img class="size-full wp-image-252" title="Full Team" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-668881.jpeg?w=392&#038;h=294" alt="Full Team, ketauan siapa yang ga ikut gara2 ketiduran" width="392" height="294" /><p class="wp-caption-text">Full Team, ketauan siapa yang ga ikut gara2 ketiduran</p></div>
Posted in Personal Stuff  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aisar.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aisar.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aisar.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aisar.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aisar.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aisar.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aisar.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aisar.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aisar.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aisar.wordpress.com/251/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=251&subd=aisar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aisar.wordpress.com/2009/03/31/lumayan-pernah-masuk-tivi-p/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c356c94aad69639c310360fffe62d3e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aisar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-60611.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Aisar di TVONE</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-60403.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">lab ic design</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-61396.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">dekan STEI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-61905.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">nden</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-62201.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">tyson</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-64747.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">dekan STEI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-65680.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">dekan STEI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-65235.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">dekan STEI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-66344.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">dekan STEI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-66123.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">dekan STEI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/vlcsnap-668881.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Full Team</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bermimpilah..</title>
		<link>http://aisar.wordpress.com/2009/03/23/bermimpilah/</link>
		<comments>http://aisar.wordpress.com/2009/03/23/bermimpilah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 10:16:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aisar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[LSI]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[okinawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aisar.wordpress.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Bermimpilah, maka Tuhan memeluk mimpi-mimpimu (Andrea Hirata)

Posted in Personal Stuff       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=233&subd=aisar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>Bermimpilah, maka Tuhan memeluk mimpi-mimpimu (Andrea Hirata)</p></blockquote>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-234" title="baligo-low" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/baligo-low.jpg?w=480&#038;h=640" alt="baligo-low" width="480" height="640" /></p>
Posted in Personal Stuff  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aisar.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aisar.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aisar.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aisar.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aisar.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aisar.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aisar.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aisar.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aisar.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aisar.wordpress.com/233/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=233&subd=aisar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aisar.wordpress.com/2009/03/23/bermimpilah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c356c94aad69639c310360fffe62d3e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aisar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/baligo-low.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">baligo-low</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nonton TV dengan Gadmei dan Ubuntu</title>
		<link>http://aisar.wordpress.com/2009/03/07/nonton-tv-dengan-gadmei-dan-ubuntu/</link>
		<comments>http://aisar.wordpress.com/2009/03/07/nonton-tv-dengan-gadmei-dan-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 11:21:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aisar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux Newbie]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source]]></category>
		<category><![CDATA[Oprekanku]]></category>
		<category><![CDATA[gadmei]]></category>
		<category><![CDATA[intrepid]]></category>
		<category><![CDATA[tv]]></category>
		<category><![CDATA[tv tuner]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[utv330+]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aisar.wordpress.com/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[Iseng-iseng bereksperimen dengan TV Tuner USB Gademi UTV330+ yang aku beli seharga Rp. 250.000,- di BEC, murah kan. Awalnya pegel juga googling nyari cara biar TV Tuner ini jalan di Ubuntu Intrepid-ku. Ternyata memang nggak ada cara selain : Ngompile Driver Kernel Sendiri! Ga perlu kuatir, ngompile itu mengasyikkan koq, apalagi klo berhasil  
Okeh, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=226&subd=aisar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignright size-medium wp-image-227" title="gadmei" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/gadmei.jpg?w=300&#038;h=225" alt="gadmei" width="300" height="225" />Iseng-iseng bereksperimen dengan TV Tuner USB <strong>Gademi UTV330+</strong> yang aku beli seharga<strong> Rp. 250.000,-</strong> di BEC, murah kan. Awalnya pegel juga googling nyari cara biar TV Tuner ini jalan di <strong>Ubuntu Intrepid</strong>-ku. Ternyata memang nggak ada cara selain : <span style="text-decoration:underline;">Ngompile Driver Kernel Sendiri! </span>Ga perlu kuatir, ngompile itu mengasyikkan koq, apalagi klo berhasil <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Okeh, I&#8217;ll try to make it easy n&#8217; fun for you..<span id="more-226"></span></p>
<h3>Install semua prerequisites</h3>
<p>Package yang mesti diinstall :</p>
<ul>
<li><strong>build-essential</strong> : program-program untuk keperluan me-ngompile</li>
<li><strong>linux-header-xx</strong> : file-file header untuk keperluan me-ngompile dari kernel Linux versi xx (sesuai dengan kernel yang dipakai saat ini)</li>
</ul>
<p>Perintah :</p>
<ul>
<li>
<address>aptitude install build-essential</address>
</li>
<li><em>aptitude install linux-header-`uname -r`</em><br />
(perhatikan tanda petik yang digunakan, biasanya berada di sebelah kiri angka 1 pada keyboard)</li>
</ul>
<h3>Download dan modifikasi source-code driver</h3>
<p>Driver dari berbagai video device pada Linux dikembangkan secara kolaboratif pada satu project yang dinamakan <strong>Video 4 Linux</strong> (biasa disingkat V4L). Informasi tentang project ini bisa dilihat pada alamat <a href="http://linuxtv.org" target="_blank">http://linuxtv.org</a></p>
<p>Hingga saat tulisan ini dibuat, TV Tuner Gadmei UTV330+ belum termasuk device yang didukung oleh V4L. Jangan kuatir! Dengan sedikit modifikasi pada source-code-nya, kita akan menambahkan dukungan V4L pada Gadmei UTV330+. Secara default, driver V4L ini baru mendukung Gadmei UTV330 (tanpa tanda plus). Namun telah diselidiki bahwa sedikit perbedaan antara dua TV Tuner ini adalah chip yang dipakai, yakni : EM2860 pada UTV330 dan EM2861 pada UTV330+, yang kedua karakteristiknya sangat mirip.</p>
<p>Utak-atik source-code membutuhkan sedikit pengetahuan pemrograman bahasa C. Untuk kamu-kamu yang nggak mau ambil pusing n resiko, bisa download source-code V4L yang sudah dimodifikasi di sini (V4L update 4 Februari 2009), dan lanjut ke langkah berikutnya.</p>
<p>Sedangkan untuk kamu-kamu yang pengen mencoba driver paling terbaru dari V4L, silakan klik di  <a href="http://linuxtv.org/hg/v4l-dvb/archive/tip.tar.gz" target="_blank">http://linuxtv.org/hg/v4l-dvb/archive/tip.tar.gz</a>. Setelah itu extract file, kemudian modifikasi source-nya sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Masuk ke folder &#8220;linux/drivers/media/video/em28xx/&#8221;</li>
<li>Edit file em28xx.h
<ul>
<li>Scroll sedikit ke bawah, dan perhatikan ada bagian &#8220;Boards supported by driver&#8221; berisi definisi konstanta dari tiap-tiap board. Cari baris paling bawah, contohnya :
<pre>#define EM2883_BOARD_HAUPPAUGE_WINTV_HVR_850      60
#define EM2820_BOARD_PROLINK_PLAYTV_BOX4_USB2      61
#define EM2820_BOARD_GADMEI_TVR200          62</pre>
</li>
<li>Tambahkan definisi tersebut dengan :
<pre>#define EM2861_BOARD_GADMEI_UTV330    63</pre>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<ul>
<li>
<ul>
<li>Simpan file
<ul></ul>
</li>
</ul>
</li>
<li>Edit file em28xx-cards.c
<ul>
<li>Karena kemiripan dari device Gadmei UTV330 dan UTV330+, kita akan menggunakan definisi hardware dari board UTV330 tersebut untuk mendefinisikan UTV330+.</li>
<li>Pada source code, carilah definisi &#8220;struct em28xx_board em28xx_boards[]&#8221; dengan indeks konstanta &#8220;EM2860_BOARD_GADMEI_UTV330&#8243;</li>
<li>Perhatikan struktur data yang didefinisikan, kemudian lakukan duplikasi dengan mengganti konstanta-nya menjadi &#8220;EM2861_BOARD_GADMEI_UTV330&#8243;.<br />
Contohnya adalah sebagai berikut :</li>
</ul>
</li>
</ul>
<pre>[EM2861_BOARD_GADMEI_UTV330] = {
        .name         = "Gadmei UTV330+",
        .valid        = EM28XX_BOARD_NOT_VALIDATED,
        .tuner_type   = TUNER_TNF_5335MF,
        .tda9887_conf = TDA9887_PRESENT,
        .decoder      = EM28XX_SAA711X,
        .input        = { {
            .type     = EM28XX_VMUX_TELEVISION,
            .vmux     = SAA7115_COMPOSITE2,
            .amux     = EM28XX_AMUX_VIDEO,
        }, {
            .type     = EM28XX_VMUX_COMPOSITE1,
            .vmux     = SAA7115_COMPOSITE0,
            .amux     = EM28XX_AMUX_LINE_IN,
        }, {
            .type     = EM28XX_VMUX_SVIDEO,
            .vmux     = SAA7115_SVIDEO3,
            .amux     = EM28XX_AMUX_LINE_IN,
        } },
    },</pre>
<ul>
<li>
<ul>
<li>Pada source code, carilah definisi &#8220;struct usb_device_id em28xx_id_table  []&#8220;  dan tambahkan di dalamnya :</li>
</ul>
</li>
</ul>
<pre>{ USB_DEVICE(0xeb1a, 0x50a6),
        .driver_info = EM2861_BOARD_GADMEI_UTV330 },</pre>
<ul>
<li>
<ul>
<li>simpan file
<ul></ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>Oke kita telah berhasil memodifikasi file. Apabila pada langkah selanjutnya terjadi gagal compile, mungkin ada kesalahan pada proses modifikasi.</p>
<h3>Compile dan Install Driver</h3>
<ul>
<li>Jika mendownload driver yang sudah termodif, pastikan file telah di-extract dengan perintah :<br />
<em> tar -xvzf v4l-feb09-patched.tar.gz</em></li>
<li>Masuk ke dalam root folder driver tersebut :<br />
<em>cd v4l-feb09-patched</em></li>
<li>Kemudian ketikkan :<br />
<em>make install </em><br />
tunggulah hingga proses compile dan instalasi berhasil, kemudian restart Ubuntu</li>
<li>Tes koneksi hardware dengan menyambungkan USB TV Tuner ke PC, kemudian periksa log kernel dengan perintah :<br />
tail -f /var/log/messages<br />
seharusnya terdapat log seperti di bawah ini :</p>
<pre>Mar  7 16:57:04 picozy kernel: [48738.932112] em28xx #0: v4l2 driver version 0.1.1 
Mar  7 16:57:04 picozy kernel: [48739.610101] em28xx #0: V4L2 device registered as /dev/video0 and /dev/vbi0</pre>
</li>
</ul>
<h3>Menggunakan TVTime</h3>
<p>Install TVTime dengan perintah :<br />
<em>aptitude install tvtime</em></p>
<p>Sebelum menjalankan TVTime untuk pertama kali, pastikan TV Tuner telah tersambung dengan antena pengangkap sinyal. Kemudian, jalankan perintah di bawah ini untuk melakukan scanning siaran TV :<br />
<em>tvtime-scanner &#8211;norm=PAL</em></p>
<p>Tunggulah hingga proses scanning siaran TV selesai, baru kemudian jalankan TVTime.</p>
<ul>
<li>Munculkan menu dengan menekan tombol Tab</li>
<li>Pilih &#8220;Input Configuration&#8221;, kemudian ubah &#8220;Television standard&#8221; menjadi PAL, kemudian pilih restart TVTime</li>
<li>Kembali ke menu atas, pilih &#8220;Channel Management&#8221;, kemudian pilih &#8220;Change frequency table&#8221; dan pilih Custom</li>
<li>Selamat Menonton TV! Tidak mendengar suara apa pun? Cara termudah adalah mencolokkan audio output dari TV Tuner ke speaker, atau tunggu artikel selanjutnya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
<div id="attachment_228" class="wp-caption alignnone" style="width: 490px"><img class="size-full wp-image-228" title="nonton-tv" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/nonton-tv.jpg?w=480&#038;h=281" alt="Akhirnya bisa nonton TV di Ubuntu" width="480" height="281" /><p class="wp-caption-text">Akhirnya bisa nonton TV di Ubuntu</p></div>
Posted in Linux Newbie, Open Source, Oprekanku  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aisar.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aisar.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aisar.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aisar.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aisar.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aisar.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aisar.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aisar.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aisar.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aisar.wordpress.com/226/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=226&subd=aisar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aisar.wordpress.com/2009/03/07/nonton-tv-dengan-gadmei-dan-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c356c94aad69639c310360fffe62d3e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aisar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/gadmei.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gadmei</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/03/nonton-tv.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">nonton-tv</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kena Tilang? Stay Cool Aja Lagi..</title>
		<link>http://aisar.wordpress.com/2009/02/20/kena-tilang-stay-cool-aja-lagi/</link>
		<comments>http://aisar.wordpress.com/2009/02/20/kena-tilang-stay-cool-aja-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 12:42:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aisar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[denda]]></category>
		<category><![CDATA[pengadilan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<category><![CDATA[satlantas]]></category>
		<category><![CDATA[tilang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aisar.wordpress.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu aku salah ambil jalan one-way,alias melanggar the forbidden kingdom, eh street..
Datanglah polisi berwajah ramah menghampiriku, &#8220;Selamat sore, bisa lihat SIM-nya? Anda melanggar rambu lalu lintas, ini jalan forbidden&#8221;
Tanpa ragu-ragu kukeluarkan SIM dari dompet, &#8220;Mangga, pak!&#8221;, dengan tetap stay cool.
&#8220;Mari ikut saya ke sana&#8221;, ajak pak polisi sambil menunjuk ke arah Moge-nya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=214&subd=aisar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Beberapa waktu yang lalu aku salah ambil jalan one-way,alias melanggar the forbidden kingdom, eh street..<br />
Datanglah polisi berwajah ramah menghampiriku,<span style="color:#003300;"> <span style="color:#003366;">&#8220;<em>Selamat sore, bisa lihat SIM-nya? Anda melanggar rambu lalu lintas, ini jalan forbidden&#8221;</em></span></span><br />
Tanpa ragu-ragu kukeluarkan SIM dari dompet, <em><span style="color:#993300;">&#8220;Mangga, pak!&#8221;</span></em>, dengan tetap stay cool.<br />
<span style="color:#003366;"><em>&#8220;Mari ikut saya ke sana&#8221;</em></span>, ajak pak polisi sambil menunjuk ke arah Moge-nya yang diparkir di pinggir jalan</p>
<p>Wah aku langsung excited, bisa punya kesempatan &#8216;berurusan&#8217; dengan polisi lalu lintas. Selama ini aku sering mendapat e-mail dari milis-milis tentang pengalaman orang yang kena tilang, trus minta &#8216;<span style="color:#0000ff;">slip biru</span>&#8216; biar langsung bayar denda, ga pake pengadilan, apalagi damai alias nyogok. Aku mau coba praktekin ilmu itu.<span id="more-214"></span></p>
<div id="attachment_216" class="wp-caption alignright" style="width: 220px"><img class="size-medium wp-image-216" title="sliipbiru" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/02/sliipbiru.jpg?w=210&#038;h=168" alt="Slip Biru Tilang" width="210" height="168" /><p class="wp-caption-text">Slip Biru Tilang</p></div>
<p>Tanpa banyak ba-bi-bu, hanya sekedar menasehatiku aja, pak Pol langsung mengeluarkan kuitansi (ya semacam slip gitu lah), mencatat identitasku, nopol motorku, pasal yang dilanggar, n&#8217; tanggal persidangan. Tiba-tiba aku pun menyela,<br />
<span style="color:#993300;">&#8220;<em>Pak punten, saya mau yang langsung bayar di BRI aja, ga usah ikut pengadilan. Saya udah terima pelanggarannya</em>&#8220;</span><br />
Sambil menyerahkan <span style="color:#ff0000;">slip berwarna merah</span>, pak Pol berkata :<br />
<span style="color:#003366;"><em>&#8220;Oh silakan nanti bayar denda di BRI, tapi Mas ikut dulu pengadilan di tanggal sekian (tercantum di slip)&#8221;</em></span><br />
<span style="color:#993300;"><em>&#8220;Lho kok harus ikut pengadilan pak. Saya mau yang langsung bayar di BRI aja&#8221;</em></span>,<br />
aku inget cerita di milis : Polisi memang suka ngeles, ngga mau langsung ngasi slip biru itu.<br />
<span style="color:#003366;"><em>&#8220;Maksud Mas-nya gimana?&#8221;</em></span><br />
<em><span style="color:#993300;">&#8220;Saya minta itu slip yang biru, biar langsung bayar denda di BRI</span>&#8220;.</em></p>
<p>Kalau diperhatikan, kuitansi tadi memang ada slip merah, biru, dan putih. Dan ternyata, aku harus mengulang-ulang pernyataan terakhir berkali-kali, sampai akhirnya pak Pol mau menyerahkan<span style="color:#0000ff;"> slip berwarna biru</span>. SIM-ku pun resmi ditahan.</p>
<p style="text-align:left;">Dalam beberapa kasus yang aku baca di email, Polisi ngotot harus ikut pengadilan dan tidak mau menyerahkan slip biru. Kalau pembaca mengalami hal serupa, bilang aja :<em> &#8220;Pak, saya catat nama Bapak ya, nanti saya laporkan ke surat kabar bahwa menurut Bapak saya tidak bisa mendapatkan slip biru&#8221;</em>. Lebih keren lagi kalau sambil action mengambil foto si pak Pol dengan kamera HP. Dijamin deh, pak Pol langsung berubah pikiran..</p>
<p>Beberapa hari kemudian, dengan slip biru di tangan, aku meluncur ke BRI Tower di Jalan Asia Afrika. Di Bank BRI itu, di antara slip-slip setoran tagihan listrik, tagihan air, telepon dsb, memang terdapat slip setoran denda tilang. Ketika sedang asyik mengisi slip tersebut, tiba-tiba seorang petugas bank menghampiriku :<br />
<span style="color:#993366;"><em>&#8220;Maaf pak, mau setor denda tilang ya, bisa lihat surat tilangnya dulu?&#8221;</em></span><br />
Dan, setelah aku serahkan slip birunya, dengan mengejutkan petugas itu menyatakan :<br />
<span style="color:#993366;"><em>&#8220;Maaf pak, <strong>denda tilangnya ngga bisa disetor </strong>disini. Coba bapak lihat ini, <strong>ngga ada tulisan jumlah denda</strong> yang harus dibayarkan&#8221;</em></span><br />
Aku perhatikan dengan seksama slip biru tersebut, ya benar juga, tidak ada tulisan mengenai jumlah denda yang harus kubayar</p>
<div id="attachment_217" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-217" title="sliipbiru2" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/02/sliipbiru2.jpg?w=300&#038;h=240" alt="Ga Lengkap Ternyata" width="300" height="240" /><p class="wp-caption-text">Ga Lengkap Ternyata</p></div>
<p><em><span style="color:#993366;">&#8220;Sebenarnya kalau dilihat dari pasal yang Bapak langgar, jumlah denda-nya ini 20 ribu. Tapi bank ngga bisa memproses kalau polisi yang menilang bapak tidak menuliskan angka tersebut di slip biru ini&#8221;</span></em><br />
<span style="color:#993300;"><em>&#8220;Wah begitu ya. Tapi jumlah dendanya memang udah fix 20 ribu?&#8221;</em></span><br />
<em>&#8220;<span style="color:#993366;">Iya, Pak. untuk pelanggaran pasal 61 ini memang 20 ribu. Tapi bank tetap tidak bisa menerima slip biru ini karena tidak ada nominalnya&#8221;</span><br />
<span style="color:#993300;">&#8220;Terus saya harus bagaimana sekarang?&#8221;</span><br />
<span style="color:#993366;">&#8220;Bapak langsung aja ke Polwiltabes dulu, nanti disana minta slip yang baru, baru Bapak ke BRI lagi&#8221;</span><br />
<span style="color:#993300;">&#8220;Lho, nanti saya ambil SIM-nya dimana?&#8221;</span><br />
<span style="color:#993366;">&#8220;Setelah Bapak bayar di BRI, notanya Bapak serahkan lagi ke Polwiltabes, baru SIM-nya kembali. Maaf, memang jadinya bolak-balik, Pak. Tapi biasanya nanti di Polwiltabes Bapak disuruh memilih : mau bayar di BRI, atau sekarang saja. Kalau langsung bayar disana, SIM-nya langsung diserahkan, Pak&#8221;</span></em><br />
<em><span style="color:#993300;">&#8220;Bedanya apa itu, Mas?&#8221;</span><br />
<span style="color:#993366;">&#8220;Kalau <strong>bayar di BRI</strong> mah <strong>langsung masuk kas negara</strong>, Pak. Kalau bayarnya disana, ngga tau deh</span>&#8220;, </em>sahutnya sambil mengulum senyum</p>
<p>Polwiltabes itu di Jalan Jawa, lumayan juga kalau bolak-balik ke Asia Afrika. Aku langsung menuju ke Satlantas sesampai di Polwiltabes. Oleh petugas, aku diarahkan menuju ruang &#8220;Urusan Tilang&#8221;. Aku serahkan slip biruku, kemudian duduk beberapa saat di ruang tunggu. Pada waktu itu, ada satu objek yang langsung menarik perhatianku. Bukan Polwan yang masih muda n&#8217; cakep (tadi di luar emang ada sih ehehe), tapi pengumuman yang dibingkai rapih dan terpajang jelas, berisi : contoh pelanggaran, pasal-pasal terkait, dan besar dendanya.</p>
<p>Menurut pengumuman itu, ada 3 jenis pelanggaran lalu lintas : Ringan, Sedang, dan Berat.<br />
<strong>Pelanggaran Ringan</strong> itu seperti melanggar rambu-rambu jalan, lampu lalu lintas, ngga pake helm, ngga pake sabuk pengaman, dst. Dendanya flat 20 rebu rupiah, mau pake motor, mobil, apa becak (lho)<br />
<strong>Pelanggaran Sedang</strong> itu seingetku ngga bawa SIM atau STNK. Dendanya 25 rebu.<br />
<strong>Pelanggaran Berat</strong>, aku agak lupa. Seingetku, mengemudi dalam keadaan mabuk, membahayakan orang lain gitu. Dendanya 30 rebu.</p>
<p>Pak Pol tiba-tiba memanggilku, dan SIM-ku yang dulu ditahan kini sudah berada di tangannya.<br />
<em><span style="color:#003366;">&#8220;Mas, silakan mau bayar di BRI atau disini. Kalau di BRI, nanti notanya dibawa kesini dulu baru SIM-nya saya kembalikan. Kalau bayar disini langsung aja, dendanya sama 20 ribu, tapi ngga ada notanya&#8221;</span></em><br />
Wah-wah, percis sama dengan prediksi petugas bank tadi. Berhubung jam menunjukkan sebentar lagi ada kuliah, aku langsung membayar denda pada saat itu saja. Ya, sambil berdoa mudah-mudahan benar-benar sampai ke rekeningnya SBY, alias kas negara.</p>
<p>Oke, pelajaran yang berharga. Lain kali, kalau minta slip biru, jangan lupa minta polisi menuliskan nominal dendanya!<br />
Demi Indonesia yang jujur, adil dan sejahtera (husss paan seh)</p>
Posted in Personal Stuff, Serba-serbi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aisar.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aisar.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aisar.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aisar.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aisar.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aisar.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aisar.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aisar.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aisar.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aisar.wordpress.com/214/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=214&subd=aisar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aisar.wordpress.com/2009/02/20/kena-tilang-stay-cool-aja-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c356c94aad69639c310360fffe62d3e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aisar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/02/sliipbiru.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sliipbiru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/02/sliipbiru2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sliipbiru2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadi Bule Seminggu (Toshiba Global Recruitment)</title>
		<link>http://aisar.wordpress.com/2009/02/07/jadi-bule-seminggu-toshiba-global-recruitment/</link>
		<comments>http://aisar.wordpress.com/2009/02/07/jadi-bule-seminggu-toshiba-global-recruitment/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 05:46:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aisar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[interview]]></category>
		<category><![CDATA[japan]]></category>
		<category><![CDATA[recruitment]]></category>
		<category><![CDATA[toshiba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aisar.wordpress.com/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[Berawal dari iseng-iseng kirim CV ke rekrutmen Toshiba..
walopun belum pegang ijazah,
IP-pun pas-pas-an mendekati syarat minimum 3.00,
tapi kirim aja, toh cuman lewat emel gini, ga pake modal
Eh dipanggil ikutan psikotesnya..
ternyata banyak juga anak-anak seangkatan &#8216;05 yang ikutan,
kebanyakan dari EL, IF, MS, TI,
sekitar 100-an anak ITB turut serta,
plus sekian anak UI dan UGM,
sampai sini masih coba-coba bin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=206&subd=aisar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignright size-medium wp-image-208" title="japan" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/02/japan.jpg?w=158&#038;h=180" alt="japan" width="158" height="180" />Berawal dari iseng-iseng kirim CV ke rekrutmen Toshiba..<br />
walopun belum pegang ijazah,<br />
IP-pun pas-pas-an mendekati syarat minimum 3.00,<br />
tapi kirim aja, toh cuman lewat emel gini, ga pake modal</p>
<p>Eh dipanggil ikutan psikotesnya..<br />
ternyata banyak juga anak-anak seangkatan &#8216;05 yang ikutan,<br />
kebanyakan dari EL, IF, MS, TI,<br />
sekitar 100-an anak ITB turut serta,<br />
plus sekian anak UI dan UGM,<br />
sampai sini masih coba-coba bin iseng-iseng</p>
<p>Pengumuman psikotes&#8230;<br />
eh lolos daku ternyata,<br />
anak ITB tinggal 50 ekor,<br />
wah harapan kerja di Jepang mulai terbersit</p>
<p>Lanjut ke seleksi wawancara psikolog,<br />
standarnya ada grup diskusi dulu,<br />
trus baru ngobrol 4 mata dengan psikolog,<br />
macem-macem deh cerita dari anak-anak lain,<br />
ada yang ngerasa dicecer n&#8217; diserang dengan pertanyaan-pertanyaan nusuk,<br />
ada yang hepi-hepi aja, becanda-becanda sama psikolognya,<br />
daku sih menjalaninya tanpa beban aja,<br />
ga ada kata &#8220;harus bersikap begini, harus begitu, harus bisa lolos, dll&#8221;</p>
<p>seminggu kemudian pengumuman keluar..<br />
eh, nama daku ada di daftar yang lolos ke uji selanjutnya,<br />
anak ITB tinggal 20-an, total sama UI dan UGM ada 50 ekor,<br />
wah tiba-tiba keinginan daku untuk bisa &#8220;merantau&#8221; kerja di Jepang semakin menguat,<br />
walaupun begitu daku jadi semakin was-was,<br />
takut kecewa berlebihan kalo tidak tercapai</p>
<p>Uji selanjutnya adalah wawancara teknis,<br />
pewawancara-nya langsung import dari Jepang,<br />
ada enam orang kalau tidak salah,<br />
persiapan daku mulai serius nih,<br />
apalagi katanya orang-orang Jepang itu bakal banyak menyinggung masalah TA,<br />
walopun bab 1 aja blom jadi, seminar TA I masih lama, daku tetep semangat,<br />
apalagi doi bilang, &#8220;feeling-ku sih kamu bakal beneran kerja di Jepang&#8221;,<br />
klo kata ortu, &#8220;ikhtiar n berdoa. klo belum keterima, mungkin Allah udah nyiapin jalan yang lebih baik&#8221;,<br />
aku ga akan melupakan dukungan-dukungan itu, begitu berharga buatku</p>
<p>Sampai pada saatnya wawancara&#8230;<br />
waduh, orang Jepang memang ga lancar ngomong inggris,<br />
daku juga sempat bingung dengan maksud pertanyaan-pertanyaan mereka,<br />
yah daku maklum, sama-sama wong Asia lah,<br />
akhirnya wawancara asal-sama-sama-ngerti aja,<br />
daku agak tegang, sekarang udah ga bisa nyembunyiin lagi keinginan-keinginan itu, yang akhirnya jadi beban<br />
walaupun begitu, daku tetep berusaha maksimal, hasilnya mah tinggal diserahkan pada Yang Maha Memutuskan</p>
<p>2 minggu setelahnya, muncullah pengumuman yang dinanti-nanti,<br />
10 orang dari Indonesia lolos,<br />
dan siap diberangkatkan ke Jepang untuk Final Confirmation,<br />
4 orang ITB,<br />
2 orang UI,<br />
4 orang UGM,<br />
total 7 cowo, 3 cewe<br />
dan daku salah satunya&#8230;</p>
<p>Alhamdulillah,<br />
tinggal selangkah lagi..</p>
<p>Hari ini, jam 8 malem nanti daku bertolak ke Jepang,<br />
off dari kampus selama seminggu,<br />
dengan meninggalkan amanah-amanah :<br />
kuliah, TPTP, tenis, persidangan (kemarin di Bandung daku kena tilang -_-),<br />
dan juga meninggalkan sedikit luka (caile, salah ndiri bikin kasus di saat terakhir)</p>
<p>HP ga bisa dipake, akses internet belum tau bakal gampang / engga,<br />
yah kemungkinan terburuk daku bakal bener-bener off secara fisik dan nonfisik, secara nyata dan maya dari kalian-kalian,<br />
oleh-oleh pasti daku bawa lah, tinggal kalian yang proaktif minta,<br />
klo ga kebagian ya berarti kurang sigap kalian minta-nya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>terima kasih buat semua dukungannya,<br />
kelak kalau daku beneran kerja disana,<br />
hati daku tetap Indonesia, jiwa raga daku tetap akan terabdikan untuk Ibu Pertiwi,<br />
yok kita jadi bangsa yang lebih kuat dari Yahudi,<br />
tersebar di seantero dunia dan punya daya cengkram pengaruh kemana-mana,<br />
demi Tuhan, Bangsa, dan Almamater<br />
Muueerrdeekkaaaa! Allahu Akbar!</p>
Posted in Personal Stuff, Serba-serbi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aisar.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aisar.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aisar.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aisar.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aisar.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aisar.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aisar.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aisar.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aisar.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aisar.wordpress.com/206/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=206&subd=aisar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aisar.wordpress.com/2009/02/07/jadi-bule-seminggu-toshiba-global-recruitment/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c356c94aad69639c310360fffe62d3e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aisar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/02/japan.jpg?w=264" medium="image">
			<media:title type="html">japan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3 Quick Pidgin Tweaks in Ubuntu</title>
		<link>http://aisar.wordpress.com/2009/01/23/3-quick-pidgin-tweaks-in-ubuntu/</link>
		<comments>http://aisar.wordpress.com/2009/01/23/3-quick-pidgin-tweaks-in-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 11:49:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aisar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux Newbie]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source]]></category>
		<category><![CDATA[pidgin]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aisar.wordpress.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[klik di sini untuk bahasa Indonesia
Here are some quick tweaks for pidgin. Pretty useful for Ubuntu and other Linux users. Windows users are not guaranteed, but you can give it a try.
Install classic Yahoo! and MSN smileys
Pidgin&#8217;s built-in smileys are nice. But if you miss the original ones, try these steps :

click here to download [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=181&subd=aisar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://translate.google.com/translate?prev=_t&amp;hl=en&amp;ie=UTF-8&amp;u=http%3A%2F%2Faisar.wordpress.com%2F2009%2F01%2F23%2F3-quick-pidgin-tweaks-in-ubuntu%2F&amp;sl=en&amp;tl=id&amp;history_state0=&amp;swap=1&amp;swap=1" target="_blank">klik di sini untuk bahasa Indonesia</a></p>
<p>Here are some quick tweaks for pidgin. Pretty useful for Ubuntu and other Linux users. Windows users are not guaranteed, but you can give it a try.</p>
<h3>Install classic Yahoo! and MSN smileys</h3>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 192px"><img class="size-full wp-image-184" title="default-smile1" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/01/default-smile1.png?w=182&#038;h=182" alt="Default Pidgin Smileys" width="182" height="182" /><p class="wp-caption-text">Default Pidgin Smileys</p></div>
<p>Pidgin&#8217;s built-in smileys are nice. But if you miss the original ones, try these steps :</p>
<ul>
<li>click <a href="http://www.google.com/url?sa=t&amp;source=web&amp;ct=res&amp;cd=6&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.gnome-look.org%2Fcontent%2Fshow.php%2FOriginal%2BYahoo%2B%26%2BMSN%2BEmoticons%2B4%2BPidgin%3Fcontent%3D59794&amp;ei=lq15SeegBqSwmQeL8oQX&amp;usg=AFQjCNHvC1_H6oyc-qLz3YXhpvVYjYg1FQ&amp;sig2=ST87Nj3OPtXBv4DcBSJBZA" target="_blank">here</a> to download the stuff</li>
<li>run Pidgin, go to menu &#8220;Tools &gt; Preferences &gt; Smiley Themes&#8221;</li>
<li>click Add, and browse for the downloaded file</li>
<li>choose &#8220;Original&#8221;</li>
</ul>
<p><span id="more-181"></span></p>
<h3>Awesome Notification</h3>
<div id="attachment_186" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><img class="size-full wp-image-186" title="pidgin-libnotify" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/01/pidgin-libnotify.png?w=200&#038;h=233" alt="Pidgin Notification" width="200" height="233" /><p class="wp-caption-text">Pidgin Notification</p></div>
<p>Default pidgin won&#8217;t show anything when a buddy gets in or gets out. Libnotify does it all briliantly, as well as notify you about the incoming chats. Follow these steps :</p>
<ul>
<li>install pidgin-libnotify. run this in terminal<br />
&#8220;sudo aptitude install pidgin-libnotify&#8221;</li>
<li>run Pidgin, go to menu &#8220;Tools &gt; Plugins&#8221;</li>
<li>activate Libnotify Popups</li>
</ul>
<h3>Backup-Restore Chat Logs</h3>
<p>Sometimes you reformat your PC, or buy a new laptop. And you don&#8217;t want to loose your chat history for some reason. Here&#8217;s the trick :</p>
<ul>
<li>Open your home folder, select menu &#8220;View &gt; Show Hidden Files&#8221;</li>
<li>Change folder to &#8220;.purple&#8221;</li>
<li> Copy the &#8220;logs&#8221; folder to somewhere else. Now you&#8217;ve backed up your chat history</li>
<li>To restore it, paste the &#8220;logs&#8221; folder to the same relative location (/home/user/.purple/) in the new computer or installation</li>
</ul>
Posted in Linux Newbie, Tekno Informasi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aisar.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aisar.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aisar.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aisar.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aisar.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aisar.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aisar.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aisar.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aisar.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aisar.wordpress.com/181/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=181&subd=aisar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aisar.wordpress.com/2009/01/23/3-quick-pidgin-tweaks-in-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c356c94aad69639c310360fffe62d3e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aisar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/01/default-smile1.png" medium="image">
			<media:title type="html">default-smile1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/01/pidgin-libnotify.png" medium="image">
			<media:title type="html">pidgin-libnotify</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebebasan Diri</title>
		<link>http://aisar.wordpress.com/2009/01/19/kebebasan-diri/</link>
		<comments>http://aisar.wordpress.com/2009/01/19/kebebasan-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 03:58:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aisar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam, Ma Faith]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat n' Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aisar.wordpress.com/?p=177</guid>
		<description><![CDATA[Kisah inspiratif Rasulullah, tentang kebebasan menata prilaku diri dalam kehidupan sosial.
&#8212;
Pada tahun kesembilan setelah kenabian Muhammad, yakni setelah kematian istri pertamanya, Khadijah dan pamannya, Abu Thalib, pada tahun 619, Nabi berkeyakinan bahwa ia tidak bisa lagi tinggal di Mekkah. Sama sekali tidak ada harapan keamanan atas kekejaman yang ia derita bersama pengikutnya di Mekkah. Sebelum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=177&subd=aisar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kisah inspiratif Rasulullah, tentang kebebasan menata prilaku diri dalam kehidupan sosial.</p>
<p>&#8212;</p>
<p><img class="alignright size-full wp-image-179" title="muhammad" src="http://aisar.files.wordpress.com/2009/01/muhammad.jpeg?w=150&#038;h=146" alt="muhammad" width="150" height="146" />Pada tahun kesembilan setelah kenabian Muhammad, yakni setelah kematian istri pertamanya, Khadijah dan pamannya, Abu Thalib, pada tahun 619, Nabi berkeyakinan bahwa ia tidak bisa lagi tinggal di Mekkah. Sama sekali tidak ada harapan keamanan atas kekejaman yang ia derita bersama pengikutnya di Mekkah. Sebelum segalanya menjadi begitu kritis, ia mengambil tindakan yang berani. Ia keluar menuju Taif, sebuah kota di sebelah utara Mekkah.<span id="more-177"></span></p>
<p>Di sana ia pergi menemui tiga kepala suku dan menjelaskan pesan yang dibawanya. Setelah semuanya menolak, ia mendekati orang-orang biasa, tapi tak seorangpun mendengarkannya. Ketia ia sadar bahwa segala yang ia upayakan sia-sia, ia memutuskan untuk meninggalkan kota tersebut.</p>
<p>Para kepala suku itu memerintahkan penduduk di kota tersebut untuk mencerca dan melemparinya. Diceritakan bahwa Nabi dihujani batu, seluruh tubuhnya berlumuran darah hingga sandalnya pun basah oleh darah. Ketika ia terbebas dari kerumunan manusia, doa berikut ini yang penuh dengan ratapan, aduan, harapan, dan penyerahan kepada Allah, keluar dari hatinya yang sedang menangis :</p>
<blockquote><p>Wahai Tuhanku, aku adukan segala kelemahanku, kekuranganku, dan ketidakberdayaanku di hadapan manusia. Wahai Maha Pengasih dan Maha Penyayang, Engkau adalah Tuhan kaum tertindas dan Engkau adalah Tuhanku. Kepada siapa lagi Engkau akan campakkan aku? Apakah kepada seseorang yang jauh yang melihatku dengan sinis, atau kepada musuhku yang Engkau berikan keunggulan atasku? Bila kemurkaan-Mu bukan disebabkan olehku, maka aku tidak khawatir, bahwa perlindungan-Mu melampaui segalanya. Aku berlindung dalam sinar kehadiran-Mu, yang menerangi segala kegelapan, sinar yang mengatur segala urusan kehidupan dan hari kemudian. Bila ternyata murka-Mu itu ditujukan bagiku, atau kemarahan-Mu diturunkan padaku, maka tidak ada daya upaya melainkan hanya Engkau (HR. Bukhari)</p></blockquote>
<p>Hadis menceritakan bahwa surga meradang mendengar doa tersebut, malaikat Jibril menampakkan diri di hadapannya, memberi salam dan berkata : &#8220;wahai Rasulullah, hamba siap melayani anda. Bila anda mau, hamba bisa campakkan gunung ini untuk menutupi kota di kedua sisinya dan berbenturan satu sama lainnya, sehingga seluruh manusia di kota tersebut rusak binasa, atau anda menginginkan hukuman yang lain bagi mereka?&#8221;.</p>
<p>Diceritakan bahwa Rasulullah menjawab : &#8220;Meskipun orang-orang ini tidak menerima dakwah menuju jalan Allah, saya berharap bahwa di antara keturunan mereka ada sekelompok orang yang mau menyembah Allah dan menaati perintah-Nya&#8221;. Beberapa tahun kemudian, ketika Nabi ditanya saat apa yang paling menakutkan dalam hidupnya, ia menjawab yaitu ketika ia melihat para malaikat berterbangan di atas langit Taif, dan bersiap menghancurkan kota tersebut. Rasul menegaskan bahwa ancaman terhadap kehidupan orang-orang Taif yang telah menghina dan melukainya, sebenarnya juga ancaman terhadap dirinya sendiri.</p>
<p>Nabi menolak untuk membiarkan kelakuan penduduk Taif yang menentukan prilakunya. Nabi menolak menghancurkan penduduk Taif, sebagai reaksi atas kejahatan mereka kepadanya. Sebaliknya, ia memutuskan sendiri bentuk aksi atau reaksi yang ia berikan, sebagai cerminan dari pribadinya. Ia tidak mengatakan bahwa kejahatan mereka menimbulkan kepedihan pada dirinya, sebaliknya ia berpendapat itu merupakan tanggungjawab  pribadinya untuk memberikan reaksi.</p>
<p>Menerima kebebasan untuk menentukan pilihan sendiri, tidak hanya membebaskan, tapi juga menakutkan, karena meletakkan banyak kewajiban di pundak kita. Orang tidak bisa berkata : &#8220;Saya tidak mau beramah-ramah dengan dia, karena ia tidak pernah menunjukkan raut wajah senang terhadap saya&#8221;, atau &#8220;saya tidak akan meminjamkan uang saya kepadanya, karena dia tidak pernah mau meminjamkan uangnya kepada saya&#8221; . Namun orang harus mengatakan : &#8220;Ia melakukan tugasnya, dan saya melakukan tugas saya. Saya bertanggung jawab atas apa yang saya kerjakan, begitu juga dengannya. Saya tidak bisa menyalahkan sikap saya, begitu juga dengan sikapnya&#8221;</p>
<p>Almarhum Maulana Idris merupakan orang terhormat yang mengajar hadist di salah satu madrasah di Pakistan. Suatu hari, ketika ia keluar dari masjid, ia mendapatkan sandalnya hilang di tempat ia biasa meletakkannya. Lalu, kira-kira sebulan setelah itu, seorang muridnya melihat sandal yang hilang itu, ketika ia menemani Maulana Idris keluar dari mesjid. Dengan tergopoh-gopoh, ia mengambil sandal tersebut dan menawarkan pada Maulana Idris  untuk dibawa pulang. Yang ditawari menolak sambil tertawa, &#8220;Terus, kamu pikir bagaimana nanti orang miskin itu pulang ke rumahnya?&#8221;</p>
<p>&#8212;</p>
<p>*disadur dengan pengubahan seperlunya dari buku &#8220;On Being A Moslem&#8221;, Farid Esack</p>
Posted in Islam, Ma Faith, Nasihat n' Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aisar.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aisar.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aisar.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aisar.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aisar.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aisar.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aisar.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aisar.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aisar.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aisar.wordpress.com/177/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aisar.wordpress.com&blog=1823111&post=177&subd=aisar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aisar.wordpress.com/2009/01/19/kebebasan-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c356c94aad69639c310360fffe62d3e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aisar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2009/01/muhammad.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">muhammad</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>