Archive for the ‘MJDK’ Category

Mengerti

Hari ini aku belajar, tentang salah satu hal tersulit dalam menjalin hubungan : berusaha mengerti, sebelum dimengerti

Laki-laki punya kecenderungan untuk memaksakan kehendak. Laki-laki merasa hebat jika perempuan takluk, tunduk, dan menuruti keinginannya. Laki-laki merasa berwibawa jika semua yang dikatakannya, semua yang diperintahkannya, mendapati prioritas lebih tinggi dari apa yang perempuan utarakan, apa yang  perempuan pertimbangkan.

Laki-laki menganggap ia telah memberikan semua yang terbaik untuk perempuan, dan sebagai balasannya, perempuan harus memberikan yang terbaik untuknya. Perempuan harus mengamini kata-kata dan argumennya, bagaikan firman yang turun dari langit tanpa boleh diperdebatkan. Perempuan harus selalu bisa meluangkan waktu untuknya, karena apa lagi yang lebih penting di muka bumi ini ketimbang bersamanya.

Pemikiran tersebut tanpa disadari mendorong laki-laki sulit, bahkan tidak mau, mengerti perempuan. Boro-boro memahami pemikirannya. Tertarik mendengarkan pendapatnya pun tidak, ketika perempuan menunjukkan tanda-tanda yang berseberangan dengan keinginan laki-laki.

Berusaha mengerti memang sulit, sesulit menerima kekalahan. Kita belum sukses mengerti kemauannya, jika kita masih merasa menang dalam suatu perdebatan atau pertengkaran kecil. Mengerti adalah menginjak-injak keangkuhan diri kita, mengubur hidup-hidup emosi dan egoisme kita, bahkan melepaskan sejenak jubah harga diri kita. Walaupun ternyata mengerti itu semudah mengucapkan : “oke, kali ini memang kamu yang benar”

Mengerti adalah satu-satunya jalan untuk lebih dimengerti. Seperti menabung di bank, semakin banyak yang kita simpan, semakin banyak pula yang dapat kita ambil. Semakin banyak kita berusaha mengerti, semakin banyak pula kita akan lebih dimengerti olehnya.