Aisar - La Vida, La Lucha

dedikasi dari Aisar Labibi Romas

Ubuntu Gaming with Cedega - Download and Play Now

Ubuntu Addicted?
No worry to enjoy gaming experience! Try Cedega, and start battling Warcraft with your partners over network. Yes, it runs Windows games, also with reliable internet support.

Not all games are compatible with Cedega. Some users are lucky to have their recent game works well, some others experiencing bad graphic or sound, or even only the blank screen appeared. But, the community have maintained useful website containing user’s reports of playing game with Cedega. Have a look at www.cedega.com

Here’s some games i’ve tested with my notebook + Ubuntu Gutsy 7.10 + Cedega 6.02

Counter Strike (v.1.5)

cees
This game is playable without having to install it first. Some computers produce a warning / error message while entering the in-game menu, but it is ignorable by pressing enter twice or more. I used OpenGL rendering instead of Direct3D or Software. The gaming experience has been so delighting, so far, i’ve found no problem netiher for the single mode (playing with bot) nor multiplayer over LAN. Thus, Fire In The Hole!!

Hitman Contracts

hitmancontracts_1.jpg
This is one of my favourite games since the first sequel. Fortunately, Cedega has perfect compatibility with this unique game. The graphic detail and performance should be less impressing than playing in native Windows, but I still put my two thumbs up enjoying this gaming experience.

Grand Theft Auto Vice City

grand_theft_auto_vice_city_129_21.jpg

This game needs original CD on the drive during play. Later, I will provide you how to manage image CD and let the game detect it as the original one. Although this game works well without errors, I often experience incorrect texture display, such as invisible wall or building. But overall, it is still enjoyable with some level of tollerance.

Let’s Start Playing with Cedega

Ready to be a Linux Gamer? Follow these steps one by one, and prepare for your glory!

1.Install Proper Manufacture’s Graphic Driver for Linux

In my opinion, NVIDIA has the best driver support for Linux. In fact, the only 3D graphic renderer driver found in Ubuntu packages is compiled by NVIDIA. So, if you’re an NVIDIA user, all you have to do is to ensure the latest nvidia-glx package already installed. Open System > Administration > Synaptic. Query a search of “nvidia”, then make sure “nvidia-glx-new” is installed.

ATI is getting a good support for Linux. Find the latest driver at http://ati.amd.com/support/driver.html. Unfortunately, the driver needs to be compiled manually. If you’re unexperienced with compiling source code, carefully follow the steps suggested at the provided URL.

Intel and Via are behind them. There could be an official driver, but rarely released. Usually, you can still acquire the 3rd party drivers, but with some efforts to succesfully compile and install them. Try Googling at home :)

2. Download and Install Cedega

There’s no need of special instruction. Download Cedega 6.02 here. Install the deb package first. Run TransGaming Cedega, select menu TransGaming > Install Local Update, then point to the local update file provided. Test your system before play by selecting menu Tools > System Tests. If everything goes right, then it’s time to advance. Read more »

March 10, 2008 Posted by aisar | Linux Newbie, Tekno Informasi | , , | 11 Comments

Evaluasi Sholat Kita Yu

shalat1.jpgNabi Saw bertanya:”Bagaimana pandanganmu jika pintu rumah salah seorang diantara kamu ada sumur, lalu mandi sehari 5x, bagaimana kotoran di badan orang itu?”, para sahabat menjawab:”Tidak akan tersisa kotoran itu sedikitpun”.
Nabi Saw bersabda:”Demikian juga perumpamaan shalat yang lima waktu, Allah akan menghapus dengannya dosa-dosanya”. (HR. Bukhari)

Sholat itu amal ibadah yang paling spesial lah. Pertama, sholat itu satu-satunya perintah yang Rosul dengar langsung dari Allah, tanpa perantara malaikat Jibril (Inget kan peristiwa Isra’ Mi’raj). Bener-bener face to face, sama Zat yang menciptakan seisi alam raya ini, ngeri banget ga situ.

Kedua, sholat itu amalan yang paling pertama dichecklist di akhirat kelak. So, jangan hepi dolo kalau kita ngerasa udah jadi orang baik, banyak sedekah, suka menabung, tidak sombong, rajin menolong nenek menyebrang jalan, tapi eits sholat-nya masih longbo-longbo, di pemeriksaan pertama aja kita udah ga lolos bro.

Ketiga, sholat itu fleksibel banget, bener-bener mengerti kita lah. Kalau lagi sakit, boleh sambil duduk atau berbaring. Kalau lagi ada keperluan mendesak, bisa dijamak Dhuhur-Ashar atau Magrib-Isya. Kalau lagi bepergian jauh, bisa di-qoshor yang aslinya 4 rakaat jadi 2 rakaat. Kalau ketiduran atau kelupaan shalat, bisa langsung dilaksanakan pas bangun ato pas keingetan. Masih kurang apalagi coba.

So, sangat worthed kalau kita coba mengevaluasi ibadah yang satu ini

1. Sholat 5 Kali Sehari

Hayo.. ada yang masih bolong-bolong shalat-nya? Klo kata orang yang suka itung-itungan, shalat tu ga lebih dari 5 menit. 5 kali 5 = 25 menit, sedang 1 hari ada 24 jam = 1440 menit. Jadi, shalat itu ga menyita lebih dari 1,7% waktu kita dalam sehari! 1,7% yang menentukan kelolosan di pemeriksaan pertama akhirat hehe. Lagian kalo dibandingkan sama waktu kita untuk tidur, untuk main game, untuk ngobrol-ngobrol, shalat tu cuma sebentar banget khan.

2. Shalat di Awal Waktu, Jangan Menunda-Nunda

Ada yang suka sholat Subuh jam 7? Ato ada yang suka jadi deadliners, sholat-nya sering di injury time? Padahal, dengan memprioritaskan sholat segera setelah masuk waktunya, kita akan lebih lega dan tidak terbebani dengan status “belum sholat”.  So, kita bisa beraktivitas dengan lebih tenang dan nyaman.

3. Sholat Berjamaah, Bersama Kita Bisa

Pekerjaan yang sama, tapi bayarannya 27 kali lebih tinggi, ngiler gak situ. Sholat berjama’ah punya derajat yang lebih tinggi 27 kali dibanding sholat sendirian. Udah gitu, sebagai ma’mum, kita dapet perlakuan spesial : Kalau pahala shalat Imam-nya sempurna, semua ma’mum juga sempurna pahalanya. Tapi kalau imam melakukan kesalahan, semua ma’mum bebas dari kesalahan itu. So, selalu cari kesempatan untuk berjama’ah.

4. Sholat Di Masjid, Tambah Poin, Tambah Gaul

Dari sholat berjama’ah udah dapet bonus pahala, ayo cari poin-poin pahala lagi dengan sholat di masjid. Satu langkah kaki kanan menuju masjid, mendapatkan satu pahala, sedang langkah kaki kiri menghapus dosa. Sampai di masjid ketemu temen-temen, tambah gaul, dapet pahala silaturahim pula. Belum lagi keutamaan di waktu-waktu tertentu. Shalat Isya berjamaah di masjid, pahalanya setara dengan sholat setengah malam, sedang sholat Subuh berjamaah di masjid, pahalanya setara dengan sholat satu malam penuh! Wow..

5. Mau Khusyuk? Ngertiin Bacaan Sholat Dulu..

Baca fathihah, baca surat pendek, ruku’, i’tidal, sujud, dst, tapi ga ngerti maknanya.. Cem baca mantera aja deh.. Ayo kita buka-buka lagi buku tentang sholat, terutama makna bacaan shalat. Indah sekali ketika kita bisa melantunkan bacaan-bacaan tersebut dalam hati sambil merenungi maknanya. Pada akhirnya, akan semakin terasa komunikasi kita dengan Sang Khalik lewat shalat. Read more »

March 6, 2008 Posted by aisar | Islam, Ma Faith, Nasihat n' Renungan | , , | 19 Comments

Training Blogging - The Untold Story -

24 Februari kemarin, alhamdulillah, Gamais ITB berhasil menyelenggarakan Training Blogging, bertempat di Labtek V Informatika, kampus ITB. Ada 150 orang lebih yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, most of them, mengaku belum pernah memiliki blog sebelumnya (kita sebut saja start-up blogger). Tujuan utama acara ini memang “creating more bloggers” utamanya di kalangan mahasiswa ITB, so content trainingnya mulai dari pengenalan blog, motivasi nge-blog, sampai teknis memulai dan memenej blog. Asyiknya, semua itu bisa dinikmati oleh peserta secara cuma-cuma alias gretongan abis bow..

Pengisi training kali ini ada tiga orang. Pertama, Pak Budi Rahardjo (http://rahard.wordpress.com), seleb blog yang bener-bener “tiada hari tanpa ngeblog”, tiap hari selalu saja ada ide untuk posting (mungkin di Apple Mac-OS-nya ada “cron-job” untuk ini :D ). Kedua, Muhammad Arif (http://scooterboyz.wordpress.com/), mahasiswa EL’06 yang baru-baru ini jadi runner-up lomba web internasional “Think-Quest”. Ketiga, Fajar Fathurrahman (http://fajarf.wordpress.com/), mahasiswa EL’04 yang lebih dikenal sebagai Microsoft Student Ambassador (antek-antek Microsoft lah, artinya).

Secara umum acara berlangsung lancar dan khidmat (emang upacara). Dibuka dengan celotehan-celotehan dari MC Dodo (STEI’07), sengaja untuk mengondisikan suasana menjadi rileks, dan terkesan bukan sebagai pelatihan formal.
Setelah pembukaan, giliran pak Budi Rahardjo beraksi. Bertempat di ruang 7602, pak Budi memberi presentasi tentang pengenalan blog, motivasi menulis blog, serta sharing pengalaman beliau sebagai seorang blogger. Dua pertanyaan menarik di sesi diskusi dibahas secara khusus di blog Pak Budi, yakni masalah Intimidasi dalam ngeblog dan Draft yang tidak kunjung dipublish.

Setelah pak Budi selesai presentasi, tidak lupa kita panitia foto-foto dulu :D .
training blogging

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi praktikum bertempat di Laboratorium Dasar (Labdas) 1 dan 4 Informatika yang memiliki total 110 komputer. Walaupun peserta yang hadir melebihi kapasitas (150 orang lebih), namun beberapa orang tetap enjoy meski harus berbagi komputer dengan peserta lainnya. Yah, maklum lah gratisan :D

Sesi praktikum ini dikomandoi oleh Arif dan Fajar. Teknisnya, setiap peserta kebagian sebuah account blog di server Gamais, dengan alamat http://gamais.itb.ac.id/blogs/namauser. Software-nya, seperti biasa, menggunakan WordPress (tehnik membuat banyak account blog dengan URL seperti itu dijelaskan di artikel sebelumnya). Peserta kemudian dibimbing untuk mulai ngeblog, milih themes yg cocok, atur-atur tampilan, mulai menulis, menyisipkan gambar, mengelola kategori, masang link-link atau istilahnya blogroll, dan tetek bengek ngeblog lain, sesuai kurikulum blogger berbasis kompetensi.

Alhamdulillah, dari hasil kuisioner yang dibagikan di akhir acara, secara umum peserta merasa terbantu dengan training ini. Walaupun tidak sedikit yang merasa fasilitas yang diberikan panitia “belum memuaskan”, mungkin karena tidak ada konsumsi sepanjang training. Hehe, lagi-lagi maklum gratees :) Yang cukup membuat penulis shock, ada juga peserta yang menulis : “Afwan, jangan nabrak waktu sholat duhur dong”, “ini acara Gamais bukan, kok tidak ada hijabnya”, dst.

Waduh, memang awalnya sudah direncanakan training ini selesai pukul 12.00 (sebelum waktu duhur). Tapi, karena sempat ada masalah teknis (infokus ga bisa konek), akhirnya molor hampir setengah jam. Ya, buat yang merasa dirugikan, mohon maaf. Kalau masalah hijab (laki-laki dan perempuan dipisah), jujur panitia memang tidak siap untuk itu (dan mungkin, kami pikir memang tidak perlu). Kalau ada yang beramasalah dengan ini, hubungi penulis aja via japri :)

###

Sebenernya yang cukup seru tu persiapan training ini. Ide untuk bikin acara ini aja baru muncul di awal-awal Februari, n’ panitia baru terbentuk sekitar 2 minggu sebelum acara, deadliner banget lah. Susunan panitia :
Ketua : Pemilik blog ini
Sekretaris & Bendahara : Imas R. (TL’05)
Kadiv. Acara : Ega Dioni Putri (IF’06)
Kadiv. Humas & Publikasi : Nadhila (STEI’07)

Awalnya kegiatan ini direncanakan berlangsung tanggal 23 februari, hari Sabtu. Humas pun juga sudah mengurus perijinan labdas 1 IF untuk hari itu. Sementara itu, div. acara masih mencoba mengontak pak Budi Rahardjo, yang diplot sebagai bintang utama. Konon, pak Budi Rahardjo paling gampang dikontak lewat e-mail, ketimbang menghubungi telepon selulernya. Namun, hampir seminggu sejak e-mail undangan dikirim, pak Budi tidak kunjung memberikan jawaban. Div. Acara mulai berpikir untuk mengundang pembicara lain, alternatifnya ialah pak Rinaldi Munir, dosen fave di IF. Read more »

March 3, 2008 Posted by aisar | Personal Stuff | , , | 1 Comment